PT GAS Gelar Touring West Java Ride Uji Ketangguhan Unit Triumph

PT Garda Andalan Selaras (PT.GAS), Pemegang merek motor Triumph di Indonesia mengajak pelanggan setianya touring dengan tajuk ‘West Java Ride Countdown to Return’ pada har minggu, 10-12 Februari 2017 lalu. Tidak hanya komunitas pemilik Triumph, Riders Of Triumph (RAT), namun PT.GAS juga mengajak beberapa konsumen baru dan komunitas motor besar lainnya.

Diikuti 27 motor, total jarak perjalanan yang ditempuh 223 km, mulai dari daerah Ciwidey dan melewati beberapa lokasi eksotis daerah selatan Jawa Barat. Jalan yang dilalui pun bervariasi, mulai dari pegunungan, hamparan kebun teh yang indah serta pantai. Beberapa konsumen yang mengikuti perjalanan ini mengemukakan rasa puasnya.

“Ini pengalaman pertama saya turing dengan motor besar menggunakan tipe Triumph Thruxton, moge pertama yang saya beli. Rutenya dalam perjalanan ini benar-benar menyenangkan, kami diajak melewati beberapa lokasi yang bagus sekali dan cocok dengan karakter motor Triumph yang ber-cc besar,” ujar Bro Aris Munandar, salah satu peserta yang berprofesi di dunia perbankan.

Selebritis Chef Norman pemilik restoran Marlo Kitchen Bandung, salah seorang peserta yang menggunakan Triumph Bonneville T100 Battle Of Britain keluaran 2013 bercerita mengenai tunggangannya. “Bonneville milik saya ini termasuk special edition, karena pada bagian tangkinya ada gambar yang menceritakan perjuangan tentara Inggris saat perang dunia ke-2,” jelasnya.

Ia mengaku salah satu konsumen baru dari motor Triumph Bonneville T100, yang selalu digunakannya untuk melakukan kegiatan sehari-hari. ”Motor sebesar ini masih nyaman dipakai dan oke untuk dipakai harian. Saya lebih suka naik motor, terutama pada saat meeting dan harus melewati kemacetan di Jakarta  karena waktunya enggak habis di jalan,” lanjutnya.

Anggota dari komunitas motor lain yang diajak PT.GAS adalah Bro Rudy Roesmanhadi, Presiden GSrek yang membawa Triumph Bonneville T100. “Menurut saya inilah salah satu kelebihan PT.GAS tidak mengkotak-kotakkan komunitas, justru merangkul seluruh komunitas motor besar yang ada,” ujarnya yang tertarik tipe Bonneville karena desain motornya yang klasik.

 

 

 

 

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: