Mario Iroth : Saya Pecahkan Rekor Riding 775 Km Dari Khabarovsk Selama 10 jam

AlanBIKERS.com – Mario Iroth pemenang Castrol Power1 Legendary Bikers 2014 sudah tuntas melakukan perjalanan Wheel Story Season 5, berpetualang menjelajah benua Afrika menggunakan sepeda motor Honda CRF250 Rally. Inilah cerita yang dikirimnya ke Redaksi alanbikers.com pada tanggal 12 Oktober 2018. Saat ini dia sudah menempuh total jarak 46.048 Km, memasuki hari ke-362, dalam perjalanan kembali ke Indonesia.

Dari Ulaan Bator Mongolia, saya akhirnya mendapatkan transit visa Rusia. Ini sangat berat dan penuh resiko karena dengan jarak lebih dari 4.000 Km dari Ulaan Bator ke Vladivostok harus saya selesaikan dalam waktu kurang dari 9 hari dan kalau tidak bisa menyelesaikan dan terlanjur visa kami expired maka siap-siap kena deportasi.

Ini berarti saya harus riding setidaknya 500 km selama 8-10 jam dan tidak akan riding pada malam hari. Belum lagi musim gugur sudah tiba dan temperatur berkisar antara 10ºC sampai -8ºC. Saya berhasil tiba di border Altanbulag ketika hari pertama visa transit Rusia berlaku. Untuk check out dari Mongolia dan check in Rusia memakan waktu 3 jam hari itu, namun semua berjalan lancar.

Saya kembali ke Ulan Ude dan dari Ulan Ude terkoneksi kembali ke jalan Trans Siberia mengarah ke Timur. Saya terus riding hingga jam 9 malam namun hari itu saya hanya bisa mengcover sekitar 350 km dan akhirnya kemping di pinggir jalan Trans Siberia diantara pepohonan lebat.

Hari berikutnya berhasil sampai kota Chita dan menemukan hotel murah, namun dihari selajutnya pagi-pagi sebelum memulai perjalanan hujan sudah duluan turun. Udara dingin menusuk, namun saya harus terus bergerak. Beberapa jalan tertutup lumpur, tidak punya pilihan, riding selama 9 jam saya putuskan ‘wild camping’ lagi sebelum gelap.

Hari ke 4 langit cerah walau udara sangat dingin sekitar 2ºC kembali riding di Trans Siberia yang sepi dan bergelombang. Sepanjang mata memandang hanya terlihat pepohonan berwarna coklat dan orange. Sepertinya musim dingin datang lebih awal.

Semakin siang matahari membuat cerah dengan langit biru berpadu pegunungan berwarna coklat dan dedaunan berterbangan menutupi jalan, sesekali berpapasan dengan mobil dan truk tua zaman Soviet.

Kadang saya masuk ke desa sekitar 5 Km keluar dari jalan Trans Siberia untuk mencari makanan. Pom bensin yang masih jadul juga bisa kita temukan. Namun masyarakat yang saya temui sungguh ramah dan bersahabat dengan logat Rusia, saya berusaha berinteraksi.

Pada hari ke 7 saya memecahkan rekor dari perjalanan kami dengan riding sejauh 775 Km dari Khabarovsk selama 10 jam dan tibalah kita di Vladivostok sebagai tujuan akhir saya di Rusia dan disambut cuaca cerah dan hangat.

Motor tanpa kendala dan semuanya aman. Agen kami sudah menunggu untuk proses pengiriman motor ke negara selanjutnya yaitu Jepang. Pada hari ke 9 atau tepat hari terakhir visa kami di Rusia, akhirnya saya menumpangi DBS ferry yang berlabuh dari Vladivostok ke Sakaiminato Jepang dan transit di Donghae Korea Selatan.

Baca cerita lainnya Mario Iroth di Wheelstoryadv.com

28Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: