Mario Iroth : Sempatkan Ikut Mengasuh Bayi Gajah Yatim Piatu di Kenya

Mario Iroth pemenang Castrol Power1 Legendary Bikers Indonesia 2014 saat ini sedang melakukan perjalanan Wheel Story Season 5. Dia berpetualang menjelajah benua Afrika menggunakan sepeda motor Honda CRF250 Rally. Inilah cerita yang dibuatnya pada tanggal 13 Maret 2018, dimana saat itu sudah memasuki hari ke-144 ketika tiba di Republik Kenya.

Siang itu cuaca panas terik, setelah proses imigrasi selesai lanjut mengurus dokumen motor di custom dan kami mendapatkan T.I.P (Temporary Import Permit) secara gratis karena sudah memiliki Comesa (asuransi). Kami masuk dari Border kecil disebelah barat Kenya. Hari itu juga kami riding hingga hampir matahari terbenam dan kami tiba di Kisumu, kota besar di bagian barat Kenya dengan pemandangan Danau Victoria.

Esok paginya kami melanjutkan perjalanan menuju Nairobi masih berjarak 400km dari Kisumu. Saya memilih jalur B3 agar lebih menikmati pemandangan perkebunan dan pedesaan. Namun tak disangka dari kota Narok sekitar 80km sebelum Nairobi melewati savanah suasana alam berubah seolah memberontak. Badai pasir dan angin kencang dari samping cukup membuat motor oleng belum lagi serpihan pasir dan debu mengganggu pandangan.

Kami berhasil tiba di Nairobi ketika hari sudah sore dimana lalulintas sudah dipenuhi orang orang yang pulang kerja. Terpaksa terkena imbas ikut macet-macetan ria di Ibukota. Disini kami mengunjungi KBRI dan disambut oleh Pak Sunan Ali bersama staff, kami menceritakan pengalaman riding kami di Afrika.

Dihari berikutnya kami diliput secara ekslusif oleh media TV dan media cetak baik secara Live di studio dan di halaman kantor KBRI. Disinilah kesempatan kami untuk mempromosikan Indonesia kepada masyarakat di Afrika khususnya di Kenya. Di Nairobi juga kami melakukan penggantian ban motor dan juga oli motor.

Kami berkunjung ke David Sheldrick Wildlife Trust, program rehabilitasi dan penyelamat gajah yatim piatu di dunia dan salah satu organisasi konservasi perintis untuk perlindungan satwa liar di Afrika Timur. Disini kami berkesempatan ikut ambil bagian dalam mengasuh dua bayi gajah, yaitu Sattao (laki-laki) dan Esampu (Perempuan) yang keduanya berumur kurang dari 3 tahun. 

 

Waktunya untuk melanjutkan petualangan dilepas oleh Staff KBRI di Nairobi, petualangan kami berlanjut ke arah utara melihat Gunung Kenya yang spektakuler dengan puncak yang masih diselimuti es dan kawasan gurun kearah Marsabit yang mencapai suhu 40 derajat celcius sambil menyapa suku Maasai yang sedang mengembala kambing, sapi dan unta.

4Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: