JHE 2018 Berakhir Sukses Puaskan Peserta dan Pengunjungnya

Meski tahun ini berlangsung di lantai 3, Gelaran Jakarta Helmet Exhibition (JHE) 2018 tetap mengulang suksesnya, ajang khusus helmet dan safety gear lainnya yang berlangsung di Kuningan City, Jakarta Selatan ini tetap diminati masyarakat, sebelumnya tahun 2016 dan 2017 mengambil lokasi di lantai dasar.

Bahkan dua hari gelarannya (24-25/02) buka dari pukul 10.00 – 22.00 WIB total pengunjung lampaui targetnya, kisaran diatas 15.000an. Mereka adalah dari komunitas biker atau penggemar otomotif roda dua, helm serta safety gear yang sudah menanti acara ini sejak tahun lalu. Disini mereka bisa mendapatkan banyak pilihan, baik brand dari luar juga lokal dengan banyak program promosi.

Tidak jumlah pengunjung saja, peserta pameran pun ada peningkatan dari jumlah booth maupun omset penjualan. Mereka mengaku puas, peserta yang pernah ikut pada JHE sebelumnya menyatakan rasa gembiranya karena transaksi pada JHE kali ini lebih bagus dari tahun lalu.

“Sebagian besar peserta yang ditemui usai ajang ini semua menyampaikan rasa puasnya, rata-rata peserta menyatakan memenuhi target yang diinginkan, bahkan tidak sedikit yang berhasil melewati targetnya. Karenanya, sudah ada yang menyatakan akan ikut pada gelaran JHE berikutnya. Semoga kesuksesan JHE berlanjut di kota lainnya dengan program JHE Road Intercity,” ujar Bro Dinar, Project Manager JHE 2018.

Prime Gears toko terlengkap surganya para bikers menyatakan dalam JHE kali ini omset mencapai target. Primes Gears yang tidak lama lagi akan membuka store miliknya di Jalan RC. Veteran Bintaro menjelaskan produk baru dari helm Former maupun Cargloss berhasil menarik minat pengunjung. “Selanjutnya kami akan lebih kreatif lagi melahirkan produk yang inovatif baik teknologi maupun desainnya untuk memenuhi selera konsumen,” ujar Arief, Sales Manager.

Sejak pagi para pengunjung begitu antusias memadati sebagian besar booth yang ada, diantaranya yang tidak pernah sepi adalah booth Riderspot, RC Motogarage, Touwani dan Helmku. Nampak betapa Rudy dan Rainer sang empunya Riderspot kewalahan melayani konsumennya. Lalu pendatang baru, helm merk RDX, Igloo dan Orca pun sangat puas dan menyatakan akan ikut dalam gelaran JHE berikutnya.

Menariknya lagi, dihari kedua JHE 2018 dihebohkan dengan terjualnya motor modif Yamaha R25 ‘Bitchin Rides’ di booth JDM Projects dengan potongan harga yang fantastis. Seperti disampaikan oleh Joddy Ario akrab disapa Om Jodi pemilik JDM Project ini, bahwa R25 keluaran tahun 2015 ini harga awalnya ditawarkan adalah Rp 76 Juta, hari kedua dilepas seharga Rp 59 Juta. Ini salah satu bukti potongan harga selama JHE memang dilakukan oleh pesertanya.

Meski demikian JHE 2018, masih ada saja yang kecewa, terutama dari kalangan bikers atau kolektor helm. Diantaranya sebut saja ‘bunga’, kecewanya dia karena sejak JHE pertama masih belum bisa memehuhi hasratnya untuk mendapatkan helm merk lokal seperti NHK, KYT dan INK. Kecewanya terobati karena masih bisa mendapatkan helm lokal berkualitas lainnya dan pulang tidak dengan tangan kosong, sebagai kolektor bertambahlah koleksinya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: