RSV Helmet Bikin Program Khusus Untuk Konsumen Guna Ikut Perangi Covid-19

AlanBIKERS.com – Merebaknya virus Covid-19 (Corona) menjadi tanggung bersama untuk mencegah , mengurangi dan mengantisipasi penyebarannya. Ditengah merebaknya virus berbahaya ini, RSV Helmet ikut mengambil beberapa langkah untuk penaggulangan penularannya.

Langkah ini diambil RSV Helmet sebagai bentuk rasa kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia pada umumnya, dan kepada loyal customer RSV Helmet pada khususnya yang sedang menghadapi penyebaran virus Covid-19 di negeri ini.

“Kami sangat menyadari bahwa helm mungkin saja menjadi media penyebaran virus ini, ataupun penyebaran bisa terjadi di semua Flagship RSV Helmet pada saat customer bertransaksi, Fitting helm dan kemungkinan lainnya,” ujar  Richard Ryan, Executive Director RSV Helmet.

Maka dari itu lanjut Richard, RSV Helmet mengambil beberapa langkah seperti menutup semua flagship Store RSV sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan, dan hanya melayani penjualan online dan marketplace untuk mengurangi traffic bertemu langsung, dimana dapat menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, mulai tanggal 7 april 2020 semua penjualan product RSV mendapat free masker setiap transaksi, mengingat sangat pentingnya penggunaan masker saat ini, dimana ketersediaan masker untuk sekarang masih sulit dan harganya pun tinggi.

Kemudian RSV juga akan menyisihkan sebesar Rp 10.000 per transaksi untuk nanti akan disumbangkan kepada http://donasi.pmi.or.id/. “Langkah ini kami ambil disamping untuk membantu tenaga medis yang sedang berjuang, juga secara tidak langsung kami menjadi jembatan bagi semua customer RSV untuk ikut serta berdonasi dalam melawan virus Covid-19,”  lanjut Richard.

Melihat masih banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa ojek online saat ini, dimana helm berganti pakai satu dengan yang lain, ini mungkin saja menjadi media penyebaran virus.

“Kita akan beri potongan harga 10% untuk seluruh varian sejak tanggal 7 April 2020, agar konsumen bisa lebih mudah memiliki helm sendiri, untuk menghindari tukar pakai helm saat menggunakan ojek online. Ini bukanlah untuk mencari keuntungan, tetapi untuk membantu masyarakat agar mempunyai helm sendiri dan mencegah penyebaran Covid-19,” tutup Richard. (RLS/AB)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.