AlanBIKERS.com – Komunitas Honda di Aceh kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan Safety Riding yang digelar oleh PT. Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Aceh. Mereka adalah perwakilan dari Scoopy Panton Labu, WB, HBTC Takengon, dan HSFCI Bener Meriah.
Para bikers Honda yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari berbagai wilayah seperti Beureunuen, Panton Labu, Lhoksumawe, Bener Meriah dan tuan rumah Takengon yang berlangsung di area pelataran Parkir Gudang Terminal Type A Takengon, Minggu (12/2).

“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi para bikers Honda, karena para bikers sangat sering menggunakan sepeda motor dalam kesehariannya, kami sangat senang dengan antusias dan rasa ingin belajar mereka dan kami juga berharap dengan adanya pelatihan ini mereka semakin mahir dalam berkendara dan selalu #Cari_Aman saat naik motor Honda,” ujar Iskandar selaku instruktur Sefety Riding.
Baca juga : Bikers Honda Banda Aceh Ikuti Pelatihan Safety Riding yang Digelar Capella Honda
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencari potensi dan bakat para bikers yang nantinya apabila terpilih, maka mereka akan mengikuti seleksi Regional dan tujuan akhirnya mereka akan diikut sertakan dalam Kompetisi Safety Riding Nasional.

“Kegiatan ini penting. Selain menjadikan para bikers semakin mahir dalam berkendara sepeda motor, kami juga mencari bakat-bakat baru untuk megikuti seleksi tingkat Regional dan nantinya akan menjadi wakil Aceh dalam kompetisi Safety Riding tingkat Nasional tahun 2023,” tambah Nurman, Pembina Komunitas Honda Aceh.
Para peserta pin nampak sangat antusias saat mengikuti pelatihan ini, terlihat dengan begitu seriusnya mereka melakukan tahap demi tahap dalam pelatihan Safety Riding hingga usai.
Baca juga : Capella Honda Aceh Gelar Kopdargab Daftar HCID dan Sosialisasi Safety Riding
“Saya sangat senang mengikuti pelatihan Safety Riding ini, dimanapun pelatihan diselenggarakan Capella Honda, saya sebisa mungkin mengikutinya, karena dengan pelatihan Safety Riding ini menjadikan saya mahir berkendara sepeda motor, mengerti etika berlalu lintas, dan pada akhirnya saya bisa memberikan pelatihan dasar untuk member lainnya agar mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara,” ujar Ardian dari komunitas WB. (CDN/AB)

















