Konsep TEFA ini hadir di sekolah SMK mitra binaan AHM yang telah memiliki status Grade A+ dan menjadi sekolah Tempat Uji Kompetensi (TUK). Selain itu, sebagai Pos AHASS TEFA, sekolah memiliki sarana dan prasarana workshop dengan beragam fasilitas seperti ruang tunggu konsumen, jumlah pit minimal 2 serta fasilitas pendukung lainnya. AHASS yang ditunjuk sebagai pembina akan mendampingi implementasi TEFA dalam hal operasional dan standarisasi kualitas pekerjaan di Pos AHASS TEFA, demi menjamin kepuasan konsumen.
Beragam layanan purna jual bagi konsumen hadir di Pos AHASS TEFA seperti pengerjaan perawatan berkala, pergantian oli serta penggantian suku cadang sepeda motor Honda. Dalam menjaga kualitasnya proses kerja, hasil kerja dan suku cadang yang digunakan, teknisi AHASS mitra akan memastikan setiap proses pengerjaan dan hasil kerja siswa yang dilakukan di Pos AHASS TEFA.
Untuk semakin memperkuat kompetensi pada Pos AHASS TEFA, AHM melakukan pembekalan khusus terhadap 28 guru pembimbing sekolah yang mengimplementasikan TEFA di Safety Riding and Training Center AHM ,Cikarang – Jawa Barat (1-3/11). Para guru tersebut mendapat berbagai bekal pengetahuan seputar manajemen operasional dan layanan bengkel yang akan diterapkan kepada para siswa dalam belajar di Pos AHASS TEFA, seperti seperti teknis perbengkelan, palayanan komplain, administrasi dan keuangan perbengkelan, serta tata kelola suku cadang. Pada akhir sesi pembelajaran, para peserta mendapatkan materi pengetahuan peraturan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai dasar pengelolaan SDM.
Baca juga : Kreatif Banget! Begini Cara Yayasan AHM Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Selain itu, AHM juga melengkapi dukungan pembinaannya melalui bantuan 125 sepeda motor Honda yang disalurkan sepanjang tahun ini kepada SMK binaan AHM di seluruh Indonesia. Serah terima unit sepeda motor pada tahun ini akan ditutup melalui kegiatan di SMK Islam Sabilal Muhtadin, Balikpapan (9/12) dengan memberikan 7 unit sepeda motor di area Kalimantan Timur yang akan dimanfaatkan sebagai materi belajar praktik. 7 unit sepeda motor tersebut akan diserahterimakan pada SMK Islam Sabilal Muhtadin, Balikpapan, SMKN 1 Tapin Selatan, SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin, SMK Bhakti Bangsa Banjarbaru, SMKN 3 Kuala Kapuas, SMKN 1 Sungai Tabuk, dan SMKN 2 Marabahan. (AHM/AB)

















