Gigi pertama dan kedua, khususnya, jauh lebih pendek, untuk memfasilitasi fase mengemudi kecepatan rendah pada lintasan tertentu khas penggunaan off-road. Gigi keenam cukup panjang untuk memfasilitasi penanganan di jalan raya sambil mempertahankan putaran mesin pada RPM rendah; hal ini berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit dan tingkat kenyamanan yang meningkat.
Baca juga : 20 Tahun Berpisah, Dua Bikers Klasik Dipertemukan Lagi Lewat Touring
Sistem elektronik yang canggih menjadi alat bantu dan juga sebagai penunjang utama dalam kinerja serta keselamatan bagi pengendara. DesertX baru hadir dengan 6 Mode Berkendara yang bekerja dalam kombinasi dengan 4 Mode Daya – Full, High, Medium, Low – yang mengubah tenaga dan daya tanggap mesin Testastretta.
Fitur utama yang terbaru adalah 2 pengaturan khusus untuk mode berkendara Enduro dan mode berkendara Rally, selain mode berkendara lainnya yang tersedia seperti mode berkendara Sport, Touring, Urban dan Wet.

Tidak hanya meluncurkan produk, Ducati Indonesia juga menunjuk salah satu petualang Senior Youk Tanzil sebagai Brand Ambassador dari Ducati Indonesia. Jejak Youk Tanzil menjelajah dengan motor sudah banyak diketahui dengan programnya “Ring Of Fire Advanture”.
“Suatu kebanggaan dan kehormatan buat saya ditunjuk Oleh Ducati Asia Pacific dan Ducati Indonesia sebagai Brand Ambassador. Saya yakin kolaborasi antara saya dan Ducati akan membawa sinergi luar biasa untuk brand Premium ini, terlebih untuk produk baru dari Ducati yaitu DesertX dimana saya akan secara langsung menggunakan nya untuk aktifitas petualangan saya ke depan nya!”, ujar Youk Tanzil. (DI/AB)
















