“Perusahaan ingin selalu mendukung pemerintah dalam mewujudkan program-programnya. Melalui gelaran KTT presidensi G20, kami ingin menunjukan komitmen besar melalui partisipasi aktif dalam percepatan kendaraan bermotor listrik. Setelah dukungan pada G20, kami akan lanjutkan dengan meluncurkan dua motor listrik Honda terbaru pada tahun depan,” ujar Andy.
Sebelumnya AHM turut mendukung program pemerintah dalam hal percepatan program elektrifikasi kendaraan bermotor melalui partisipasinya dalam rangkaian acara The 3rd Trade, Investment, and Industry Working Group Meeting and Ministerial Meeting (The 3rd TIIWG and TIIMM) G20 Indonesia 2022 pada 22-23 September 2022 lalu. Dalam kegiatan tersebut, AHM menghadirkan ekosistem sepeda motor listrik Honda di area Trade Investment Industry Exposition.
Selain itu, keseriusan AHM dalam mendukung percepatan kendaraan listrik semakin nyata dengan menyerahkan 20 unit Honda PCX Electric kepada Dinas Perhubungan Provinsi Bali sebagai kendaraan operasional petugas selama persiapan hingga penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 yang akan berlangsung di Bali pada 15-16 November 2022. Dukungan kendaraan ramah lingkungan dari AHM ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam percepatan era elektrifikasi dan komitmen AHM menuju realisasi netralitas karbon.
Melengkapi 20 unit Honda PCX Electric, AHM juga menyertakan 5 unit stasiun penukaran baterai untuk mendukung pengisian daya yang memudahkan utilisasi optimal Honda PCX Electric selama digunakan panitia penyelenggara. Serah terima ini telah dilakukan pada 5 Oktober 2022 di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali.
Setelah meluncurkan PCX Electric pada tahun 2019, AHM akan melanjutkan pengenalan sepeda motor listrik Honda lainnya pada tahun depan sebanyak 2 model. Upaya ini akan dilanjutkan pada tahun 2024 sebanyak 2 model dan terus berlanjut hingga tahun 2030 dengan meluncurkan kembali 3 model sepeda motor listrik lainnya. Produk sepeda motor listrik yang akan dipasarkan AHM memiliki pilihan pengisian daya ulang langsung melalui listrik (direct charging) maupun melalui baterai yang dapat ditukar (swapping battery).
Kendaraan listrik yang akan dihadirkan AHM di Indonesia diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen, sehingga AHM menargetkan penjualan 1 juta sepeda motor listrik pada tahun 2030 dalam setahun. Target ini akan terus berkembang seiring dengan tren pasar dan penerimaan masyarakat terhadap kehadiran sepeda motor listrik Honda di Indonesia. (AHM/AB)

















