Mengenal Teknologi Baterai dan Perawatannya
Selain mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, memahami teknologi baterai juga dapat membantu konsumen dalam memilih kendaraan listrik. Salah satu jenis baterai yang digunakan pada EV adalah lithium-ion nickel-manganese-cobalt (NMC), yang dikenal memiliki kepadatan energi tinggi sehingga dapat mendukung penyimpanan energi secara efisien.
Namun, teknologi baterai bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman penggunaan EV. Sistem pengelolaan baterai atau Battery Management System (BMS) juga memiliki peran penting dalam memantau kondisi baterai, termasuk tegangan dan temperatur, untuk mendukung kinerja kendaraan selama penggunaan.
Untuk menjaga kondisi baterai dalam jangka panjang, pengguna disarankan mengikuti panduan pengisian daya, memperhatikan kebiasaan penggunaan kendaraan, serta melakukan pemeriksaan berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Baca juga: Kia PV5 Raih “Winner” di Red Dot Award 2026, Tegaskan Standar Desain PBV Human-centered
“Pada kendaraan listrik Kia, Battery Management System (BMS) berperan dalam memantau kondisi baterai, termasuk tegangan dan suhu sel, serta bekerja bersama sistem pengelolaan suhu untuk mendukung performa baterai. The Kia EV9, misalnya, menggunakan sistem pendinginan cairan untuk membantu menjaga temperatur baterai selama penggunaan,” ujar Harry Yanto, VP Operations Kia Sales Indonesia.
Untuk menjaga kondisi baterai dalam jangka panjang, pemilik kendaraan disarankan mengikuti panduan pengisian daya dan melakukan pemeriksaan berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Kia turut mendukung pengalaman kepemilikan melalui jaringan dealer dan bengkel resmi di 24 kota besar serta layanan hotline 24 jam di 0800 1010 542.
















