Ramadhipa Sempat Masuk Tiga Besar di Kelas ETC
Di kelas ETC, Ramadhipa memulai balapan dari baris kedua grid, tepatnya di posisi keenam. Setelah lap pertama, dia kehilangan dua posisi, turun ke urutan ke-8, tertinggal 1,2 detik dari pemimpin balapan. Grup terdepan mulai menjauh, dan pebalap Honda Asia-Dream Racing Team tersebut berada di grup berikutnya.
Ketika balapan tersisa 11 lap, dia memimpin grup dan mulai mengejar posisi lima besar, dengan hanya tertinggal 0,3 detik. Dengan catatan 1:41.727 saat balapan menyisakan delapan lap, dia berhasil masuk grup depan dan catatan waktunya lebih cepat dari sang pemimpin.
Baca juga: Pebalap Binaan Astra Honda M. Kiandra Ramadhipa Juara di ETC Prancis
Enam lap tersisa, dia masuk tiga besar, meskipun kembali terlewati. Ketika tiga pebalap di depan mulai menjauh, Ramadhipa mencoba mengejar. Namun, pada lap ketiga terakhir, dia bersenggolan dengan pebalap lain dan terjatuh saat memasuki tikungan 1. Balapannya pun berakhir, tetapi dia tidak mengalami cedera.

Seperti Veda, ini juga merupakan kali kedua Rama tidak bisa menyelesaikan balapan musim ini, setelah yang pertama juga terjadi di Estoril. Pada sembilan balapan lainnya musim ini, dia finis enam besar, yang menunjukkan konsistensi dan kedewasaannya meskipun ini merupakan tahun pertamanya turun di kelas ini.
Baca juga: Pebalap Muda Indonesia Ramadhipa Kibarkan Merah Putih di Portugal!
Musim ini berakhir dengan Veda mengumpulkan total 70 poin dan berada di peringkat ke-10 klasemen akhir JuniorGP. Dia kini menjadi pebalap Astra Honda dengan jumlah poin terbanyak dalam satu musim JuniorGP, dan satu-satunya yang berhasil menutup musim dengan berada di 10 besar klasemen akhir.
Bagi Ramadhipa yang mencoba bertahan di posisi tiga besar, hasil di Valencia membuatnya turun ke posisi kelima klasemen akhir ETC, dengan total 129 poin, termasuk hasil dari dua kemenangan dan sekali finis ketiga. (AHRT/AB)


















