AlanBIKERS.com – Rencana silaturahmi antara Tim Redaksi ALANBIKERS.COM dan TOPBEKASI.ID dengan Bro Jhonta Herry Patmono memang sudah diplanning sebelum berlakunya PPKM Darurat. Untuk itu, Bro Herry Graha Auto Classic (GAC) pun mewadahkannya dengan kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) menuju Pantai Muara Bungin, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Demi Mahir Bermotor, Omean Wolf Nekat Pinjam Motor Tukang Ojek
Sunmori yang dihelat pada Minggu (11/7) kemarin diikuti oleh Tim jurnalis, masing-masing adalah Bro Ramlan, Bro Trust dan Bro Amir yang berboncengan dengan Bro Gading. Pukul 07.00 wib, 3 sepeda motor yang ditunggangi Tim Redaksi sudah berada di Graha Auto Classic, Jl. Raya Pule No. 99 Cikarang, sebagai tempat tikum sekaligus lokasi start Sunmori.

Baca juga: Spare Part Motor Tua, Sampah Yang Bisa Hasilkan Keuntungan Puluhan Juta
Tepat pukul 08.00 wib, riding di Minggu pagi pun dimulai. Di maps tertera jarak tempuh dari GAC ke Muara Bungin adalah 32km yang ditempuh dalam waktu 1 jam. Dipimpin Bro Herry GAC yang menunggangi Royal Enfield 500 berkelir merah, rombongan berjalan satai menyusuri Jl. Raya Pule – Sukatani menuju Muara Bungin. Bro Herry sengaja menggiring kami melewati rute Pantai Pakis Jaya, Karawang karena kontur jalan yang sudah terbilang mulus jika dibandingkan melewati rute Muara Gembong.

“Kalau kita lewat Muara Gembong, terlalu jauh dan jalannya rusak parah. Perlu ekstra fisik yng kuat buat riders dan motornya,” terang pria pemilik Graha Auto Classic Cikarang ini. Benar apa yang dikatakan Bro Herry GAC, sepanjang jalan menuju Muara Bungin kami melewati jalan beton yang sedikit retak disana-sini, namun masih bisa kami lalui tanpa menguras tenaga.

Melakukan Sunmori disaat PPKM Darurat memang sempat membuat kami was-was. Takutnya ada penyekatan di beberapa titik. Dugaan kami terbukti, ada penutupan saat akan memasuki wilayah Muara Bungin. Untung saja, Bro Herry GAC sehari sebelumnya sudah berkoordinasi dengan salah satu petugas dan warga di Muara Bungin, jadi kami diperbolehkan melintas melalui jalur lain.

Sekitar 2 atau 3 kilometer memasuki pantai, barulah kami disuguhi jalan rusak. Kami kendarai masing-masing motor secara perlahan agar tidak terjadi hal tidak diinginkan. Lima belas menit kemudian, akhirnya sampai juga ke tempat yang kami tuju, yakni pantai Muara Bungin. Kami pun merapat di sebuah Warung Gaul dengan plang bertuliskan “Teh Agiel” yang sudah dibooking sebelumnya oleh Bro Herry GAC.

Pak Rasa dan Teh Agiel, suami istri pemilik warung menyapa hangat kami. Saat sedang berlibur di Muara Bungin, Bro Herry GAC dan keluarga selalu singgah dan beristirahat di warung Teh Agiel. Begitu pun saat kami tiba, mereka sudah mempersiapkan semua yang dibutuhkan selama berada di warung ini.

Dengan sigap, Pak Rasa langsung menyiapkan bara api untuk membakar ikan bandeng. Sedangkan Teh Agiel memasak nasi untuk sarapan pagi rombongan Sunmori yang belum sarapan sejak berangkat dari rumah masing-masing. “Buat sarapan pagi kita akan makan nasi putih dengan bandeng bakar plus sambal, bisa pakai sambal kecap atau sambal terasi saset yang sudah saya bawa dari rumah,” ujar Bro Herry GAC.

Menurut Bro Herry GAC yang sering menikmati bandeng bakar mengatakan bahwa panas yang membakar ikan bandeng akan meresap sampai ke daging dan durinya. “Durinya akan lunak saat dimakan, layaknya dipresto. Nggak Cuma itu, bandeng yang langsung berasal dari tambak di pinggir pantai nggak akan bau lumpur,” tambahnya. Benar apa yang dikatakan Bro Herry GAC, bandeng bakar yang diolah Pak Rasa nikmat dan tidak bau lumpur.

Nikmatnya bandeng bakar saat sarapan pagi berlanjut hingga makan siang. Meski hanya satu menu saja, yaitu Udang Api-Api Saus Padang, namun bisa membuat kelima Bikers yang ikut Sunmori merasakan sedang santap siang di sebuah restoran berbintang. “Baru kali ini, gue merasakan nikmatnya makan bersama dengan hidangan menu Bandeng Bakar dan Udang Api-Api,” tukas Bro Ramlan, Owner AlanBIKERS.

“Tadi udah ngerasain Bandeng Bakar. Sekarang makan siang sama Udang Api-Api yang pasti rasanya tidak sama yang dibeli di pasar. Disini dibeli dari nelayan baru turun melaut, masih seger. Jadi, rasanya lebih empuk dan gurih,” jelas Bro Herry GAC.

Selepas Ashar, rombongan bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing. Pada Sunmori kali ini, Bro Herry GAC pun menyiapkan masing-masing sekantong oleh-oleh berisi ikan Bandeng segar, Bandeng bakar dan ikan asin. Semua Tim Redaksi AB dan TB merasa puas dalam kegiatan Sunmori ini. Terlebih dengan jamuan yang disuguhkan Bro Herry GAC. Berkah terus Bro! (TR/AB)














