AlanBIKERS – Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi berakhir pada hari Minggu (15/2) lalu. Diantara aktivitas seru yang disajikan, salah satunya adalah Chery Adventure Park, area test ride eksklusif untuk model Chery J6 dan J6T. Dimana disini para pengunjung IIMS 2026 bisa mengeksplorasi langsung karakter J6 dan J6T.
Melalui arena ini, pengunjung bisa merasakan secara nyata kemampuan kendaraan dalam menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk pengujian stabilitas pada kemiringan hingga 35 derajat, didukung pengerak iWD dan rangkaian fitur keselamatan yang lengkap.
Chery Adventure Park dirancang sebagai simulasi kondisi berkendara medan ekstrem. Dengan luas area mencapai 1.015 meter persegi, pengunjung dapat mengeksplorasi karakter J6 dan J6T mulai dari kestabilan di permukaan tidak rata, pengendalian pada tanjakan dan turunan, hingga keseimbangan kendaraan saat melintasi lintasan miring.
Baca juga: Pengguna Chery TIGGO 8 CSH Berbagi Pengalaman Nyata “With Chery With Love”
Pendekatan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi Chery bekerja untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengemudi.
“Melalui Chery Adventure Park di IIMS 2026, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk memahami karakter berkendara J6 dan J6T. Setiap rintangan dirancang secara fungsional, mulai dari kemampuan penggerak iWD, kestabilan di kemiringan hingga 35 derajat, hingga simulasi fitur Hill Start Assist dan Hill Descent Control. Seluruh rangkaian ini kami siapkan agar konsumen dapat merasakan bagaimana teknologi pada J6 dan J6T mendukung stabilitas, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat berkendara,” jelas Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.
Arena test ride ini terdiri dari empat rintangan utama. Rintangan pertama berupa artikulasi, yang berfungsi menguji kinerja penggerak iWD (intelligent Wheel Drive) dalam menjaga traksi saat roda berada pada permukaan dengan ketinggian berbeda.
Rintangan kedua adalah side slope, yang secara khusus dirancang untuk menguji pusat gravitasi rendah kendaraan, memastikan keseimbangan tetap terjaga saat mobil berada pada posisi miring dengan sudut ekstrem. Pengujian ini menunjukkan bagaimana distribusi bobot dan konstruksi kendaraan mendukung kestabilan pengendalian.
Pengujian kemudian berlanjut ke rintangan ketiga berupa uphill dan downhill, untuk mengevaluasi performa fitur Hill Start Assist dan Hill Descent Control, yang membantu kendaraan tetap terkendali saat berhenti di tanjakan maupun menuruni jalur curam. Sementara itu, rintangan keempat berupa speed bump digunakan untuk menunjukkan tingkat kenyamanan sistem suspensi saat melintasi permukaan jalan tidak rata.
Dari sisi konstruksi, Chery J6 dan J6T menggunakan struktur all-aluminium terintegrasi dengan ketahanan korosi hingga 30 tahun, yang dirancang untuk mendukung durabilitas jangka panjang.
Kedua model ini dibekali dengan ground clearance yang tinggi dan suspensi depan MacPherson independen dan suspensi belakang H-arm multi-link independen, menghasilkan pengendalian yang stabil serta bantingan yang tetap nyaman.
Standar ketahanan air IP68 juga memastikan perlindungan optimal terhadap komponen penting kendaraan dalam berbagai kondisi perjalanan.Varian yang ditampilkan pun tidak hanya Intelligent All Wheel Drive (IWD), tetapi juga tersedia Front Wheel Drive (FWD).
Kehadiran dua pilihan penggerak ini menegaskan fleksibilitas Chery J6 dan J6T sebagai kendaraan yang tidak hanya siap diajak menjelajah medan off-road, tetapi juga nyaman dan praktis untuk penggunaan sehari-hari di lingkungan perkotaan—mulai dari aktivitas kerja, perjalanan keluarga, hingga mobilitas santai ke pusat perbelanjaan atau area urban lainnya.





Baca juga: 











