AlanBIKERS – Dengan semangat pantang menyerah, tim Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil menuntaskan Seri 5 FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit (4-6/9).
Meski diwarnai insiden menyakitkan di penghujung balapan serta kondisi lintasan yang penuh tantangan, skuad merah-putih berhasil mengamankan poin-poin krusial di tiga kelas berbeda sekaligus mengukuhkan posisi puncak di Klasemen Tim Asia Production 250 (AP250) menjelang seri pamungkas.
Kelas AP250 pada Race kedua menyuguhkan salah satu aksi paling heroik sekaligus dramatis sepanjang akhir pekan. Harus kembali menjalani hukuman start dari pit lane di P29, Rheza Danica Ahrens (#123) menunjukkan kelasnya lewat kecepatan yang luar biasa dengan CBR250RR.
Baca juga: AHRT Berhasil Raih Tiga Podium Pada Putaran Ketiga Idemitsu FIM ARRC
Melibas 22 pembalap hanya dalam empat lap, Rheza mencatatkan fastest lap balapan di angka 2:23,671 untuk langsung masuk dalam perburuan kemenangan. Usai merebut posisi kedua di lap terakhir, Rheza melancarkan serangan agresif demi mengambil alih pimpinan balapan di tikungan hairpin terakhir (Tikungan 15).
Sayang, Rheza terjatuh saat melakukan pengereman keras. Setelah menjalani pemeriksaan medis di sirkuit, Rheza didiagnosa mengalami cedera patah tulang selangka (collarbone). Saat ini ia bertengger di posisi kedua klasemen pebalap dengan koleksi 108 poin.

Baca juga: Pebalap AHRT Tunjukkan Performa Impresif di ARRC 2026 Buriram
Sementara itu, Irfan Ardiansyah (#16) tampil konsisten dari front row. Ia bertarung sengit bahu-membahu di grup tiga besar sepanjang delapan lap sebelum menyentuh garis finish di posisi keempat (+0,668 detik). Tambahan 13 poin ini mendongkrak posisinya ke peringkat ketiga klasemen dengan 106 poin hanya berselisih dua angka dari rekan satu timnya.
Muhammad Badly Ayatullah (#45) juga bertarung gigih dari posisi start ke-11. Menunjukkan racecraft yang tajam, Badly berhasil menembus rombongan terdepan hingga mengamankan posisi keenam (+2,005 detik). Kombinasi hasil ini sukses mempertahankan Astra Honda Racing Team di puncak Klasemen Tim AP250 dengan total 214 poin.

Baca juga: Lima Pebalap Andalan AHRT Siap Kembali Melesat Dominasi Balap Asia
Di kelas Supersport 600 (SS600), Herjun Atna Firdaus (#46) melancarkan serangan agresif dari posisi tujuh untuk menempel ketat rombongan terdepan. Memacu CBR600RR hingga batas maksimal di tengah cuaca terik, Herjun terus membayangi zona podium sebelum akhirnya menuntaskan balapan di posisi keenam (+0,921 detik).
Tambahan 10 poin memperkokoh posisinya di peringkat kelima klasemen (114 poin) sekaligus menjaga AHRT di peringkat kelima klasemen tim (152 poin).
Pada kategori Asia Superbike 1000 (ASB1000), Mohammad Adenanta Putra (#88) melesat dari posisi start ke-10. Saat memacu CBR1000RR-R miliknya dalam persaingan delapan besar, Adenanta sayangnya mengalami kendala rem depan memudar (brake fade) akibat suhu operasional yang sangat ekstrem.

Baca juga: AHRT Raih Dua Gelar Kelas AP250 Usai Berakhirnya ARRC 2025 di Thailand
Demi mengutamakan keselamatan, Adenanta terpaksa masuk ke pit lane untuk mengatasi masalah teknis tersebut sebelum kembali ke lintasan demi mencatatkan lap dan mengumpulkan data telemetri, hingga akhirnya terklasifikasi di posisi ke-16. Ia kini menduduki peringkat ketujuh klasemen dengan 80 poin, sementara AHRT berada di posisi keenam klasemen tim.
Astra Honda Racing Team kini mengalihkan fokus penuh pada persiapan dan proses pemulihan pebalap menjelang seri penutup ARRC 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, siap bertarung habis-habisan demi memperebutkan mahkota juara. (AHRT/AB)

















