Bro Ryan VOID : Bikers Pehobi Touring Wajib Eksplor Keindahan Alam Celebes

AlanBIKERS.com – Bagi penyuka adventure atau petualang penikmat indahnya alam tak akan pernah ada rasa puas, mereka akan terus dan terus mencari tantangan baru. Demikian pula bagi seorang bikers pehobi petualang dengan motor kesayangannya. Disaat dia punya cukup waktu dan perencanaan yang matang, maka biaya tidak menjadi kendala baginya karena touring memang  sudah menjadi passion dan hobinya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bro Ryan, Ketua Versys Owners Indonesia (VOID) Chapter Bekasi. Meski dia pernah melakukan touring jarak jauh berpetualang menggunakan sepeda motor dari Bekasi ke Titik Nol Kilo Sabang, Aceh dan dari Bekasi ke Flores pada tahun 2017 lalu bersama rekan sesama klubnya, namun dia tetap masih ingin melakukannya lagi.

Bro Ryan yang juga salah satu Founder Freeriders Indonesia ini akhirnya berhasil kembali melaksanakan niatnya untuk riding berpetualang lagi pada tahun 2019 ini. Tujuannya pun tak tanggung-tanggung, yakni menjelajah mengelilingi Pulau Sulawesi atau dikenal juga dengan nama Celebes untuk menyalurkan hobinya berpetualang menggunakan sepeda motor.

“Alhamdulilah, tahun 2019 ini saya bisa kembali touring jarak jauh, yakni dari Bekasi ke Sulawesi seorang diri. Meski sempat ragu, tapi saya melihat rekan sesama di Freeriders bisa solo ride hingga bisa keluar negeri, yaitu Om stephen dan Om Gunadi. Karenanya, saya kuatkan tekad dan beranikan diri untuk melakukan solo ride yang menghabiskan waktu sekitar 31 hari ini,” ujar Bro Ryan.

Dengan mengusung tagline ‘Touring De Celebes’, dia melakukannya seorang diri atau solo ride menggunakan Kawasaki Versys X bermesin 250 cc. Perjalanannya ini mengambil titik keberangkatan dari Sekretariat Freeriders Indonesia, Limos Cafe, Galaxy Kota Bekasi tanggal 3 Juli 2019. Dari sini dia riding mengambil jalur Pantura lewati Cirebon, Semarang, Tuban dan Surabaya.

Setelah menyeberang dan tiba di Makasar, dia lanjut riding megelilingi Celebes yang secara keseluruhan mendatangi daerah-daerah yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan rute yang dilaluinya saat kembali ke Bekasi lepas dari Sulawesi adalah melewati jalur yang Dieng dan Pekalongan.

Bro Ryan tiba kembali di rumahnya yang berada di bilangan Harapan Indah Bekasi dengan selamat tanggal 3 Agustus 2019. “Total jarak perjalanan yang sudah saya tempuh sekitar 7200 KM, saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh bikers di Pulau Sulawesi yang telah menerima dan menjamu saya selama melakukan solo ride ini,” ujar Bro Ryan.

Selama 31 hari melakukan solo ride ini, tentu saja banyak suka dan duka yang dia alami, diantaranya pengalaman menegangkan saat memasuki Desa Tamboyoli, Kec. Sayojaya, Morowali Utara.

“Saat itu Google Maps mengarahkan rute tercepat dari yang rencana akan melewati Poso Tentena saat menuju kendari, malah diarahkan ke desa terpencil dimana treknya lumayan ekstrim, bahkan saya beberapa kali terjatuh hingga kelelahan hingga bermalam di desa tersebut, esoknya menggunakan kapal kayu menuju Kolonodale,” kenang Bro Ryan.

Namun cerita menyenangkan jauh lebih banyak dia dapatkan, seperti menikmati keindahan dan eloknya alam disana. Diantarnya ketika tiba daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), saat melewati wilayah Bombanaa dia menikmati medan jalan dan pemandangan yang mirip Savana di Australia. “Sepanjang perjalanan saya riding disajikan pemandangan alam pegunungan serta rumput-rumput hijau yang telihat segar dikanan dan kiri jalan,” ujarnya.

Dia pun menyarankan dan menghimbau para bikers wajib dan harus merasakan touring ke Pulau Sulawesi. Menurutnya, jalanan dan pemandangannya sangat indah, terutama saat memasuki daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Menurut saya disini paling bagus pemandangan alamnya, kemolekan alamnya sudah terlihat sejak saya turun di Pelabuhan Pagimana hingga perjalanan sampai Ampana. Sepanjang jalan saya riding menyisiri jalan yang berada tidak jauh dari bibir pantai, semua nampak indah dengan birunya air laut dan hamparan pasir nampak putih berkilau bersih tidak ada sampah yang berserakan.” terang Bro Ryan.

Selain itu, lanjutnya lagi terdapat deretan bukit-bukit yang berbaris dengan tumbuhan hijau yang rimbun, membuatnya tak bosan-bosannya untuk singgah menikmatinya dan mengambil dokumentasi untuk mengabadikannya menjadi bagian dari kisah hidupnya dalam berpetualang bersama motornya.

“Disini, semakin bertambah keindahan alam yang saya nikmati selama riding. Nuansa keindahan alam seperti ini tak akan ditemui di tempat lain, apalagi di Pulau Jawa,” tutup Bro Ryan.

0Shares

alanbikers

Alanbikers.com hadir sebagai media yang secara khusus mengangkat semua yang terkait dengan dunia bikers, khususnya bikers Indonesia. Berbekal pernah berkerja selama 7 tahun (Maret 2008 – Februari 2015) di majalah Bikersmagz, sebuah media cetak yang sangat konsen kepada dunia bikers, Alanbikers.com ingin menjadi media informasi dan komunikasi serta interaksi antar bikers dari berbagai kalangan, mengangkat berita seputar bikers secara lengkap, tidak hanya gaya hidup, tapi juga produk atau brand pendukungnya, seperti sepeda motor, spare parts, accessories serta perlengkapan safety gear.

Tinggalkan Balasan