AlanBIKERS – Komunitas Touring Indonesia (KTI) baru saja sukses menggelar agenda tahunannya, yaitu KTI HALBILCAMP 2026 di Bukit Kurma, Salabintana, Sukabumi, Sabtu-Minggu (18–19/4). Mengusung semangat brotherhood tanpa batas, acara ini pun jadi ajang lepas kangen antar bikers penggemar touring setelah sibuk berlebaran bersama keluarga.
Mengangkat tema “Ride Together – Camp Together – Connect Deeper”, kegiatan kali ini diikuti sekitar lebih dari 50an peserta. Momen yang berlangsung masih nuansa lebaran atau bulan Syawal ini sekaligus untuk berhalalbihalal atau saling bermaaf-maafan, selain untuk menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari.
Selaku penyelenggara adalah tim dari Komunitas Touring Indonesia (KTI) yang dikordinir oleh Bro Pitra Ariadna sekaligus merancang semua konsep dan desain acara. Secara kepanitiaan, tim ini terdiri dari Bro Otoy dan Bro Imeth bertugas sebagai tim surveyor jalur sekitar lokasi Bukit Kurma.
Kemudian Bro Abdillah mengurus perizinan tempat sekaligus pencetus ide kuis journalism buat rebutan tenda. Bro Zivan yang berkordinasi dengan pihak sponsor, yaitu Alltrek Indonesia. Lalu ada Bro Gunradi yang bertanggung jawab untuk operasional agar semuanya berjalan lancar selama di Lokasi acara.

Baca juga: KTI Ngaprak Bareng 2025: Touring Rasa Saudara, Jelajah Rasa Nusantara
Bikin Momen Jadi Kenangan Berharga
Bro Pitra menyampaikan bahwa petualangan didalam acara ini bukan hanya soal agar sampai di tujuan, tapi soal kawan seperjalanan yang bikin momen ini jadi kenangan berharga. “Kerja sama tim itu nomor satu, karena solidaritas kita nggak ada batasnya,” tegas Bro Pitra.
Keseruan dari rangkaian acara ini sudah terasa sejak hari Sabtu (18/4), dimana seluruh peserta berangkat dari beberapa titik kumpul (Tikum). Dari Jakarta, Bogor, Bandung, dan Tangerang lewat rute nasional atau “ngaprak”. Tiba di Lokasi acara siang hari langsung lanjut mendirikan tenda. Malam harinya lanjut acara Halalbihalal, forum santai, bagi-bagi doorprize, dan ngopi bareng.
Dinginnya udara alam di Bukit Kurma Sukabumi tetap terasa hangat berkat adanya semangat kebersamaan antar bikers penggila touring ini. Menariknya lagi, diantara tenda-tenda yang didirikan ada tenda besar dan nampak estetik dari Alltrek yang sangat kokoh.

Keesokan harinya Minggu (19/4), semua peserta bersiap bangun pagi untuk bisa menikmati fenoena sunrise atau saat matahari terbit serta indahya lautan awan. Usai menikmati sarapan bersama, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama keluarga besar sebelum melakukan packing dan kembali pulang ke rumahnya masing-masing.
Baca juga: MAXI Tour Boemi Nusantara Tuntaskan Etape Perdana di Sumatera Utara
Momentum Tak Terlupkan Lewati Rute “Ngaprak” atau Jalur Siksa
Banyak kenangan dan cerita menarik selama berlangsungnya acara ini yang tak akan terulang dan dilupakan selama hidup. Seperti saat melewati rute “ngaprak” atau Jalur Siksa. Dimana mereka melewati sungai yang kering, mengakibatkan banyak motor peserta yang harus “rebahan” sampai ban kena paku.
Lalu ada istilah “Balada Kesiangan”, ada peserta yang terlalu semangatnya sampai bangunnya kesiangan sekitar jam 10 pagi, nekat gas pol tanpa mandi dan lupa ganti kolor demi ngejar rombongan.

Kemudian muncul kalimat “Tenda Sultan”, maksudnya disini adalah penampakan tenda-tenda raksasa dari Alltrek yang sangat estetik, bikin rasa nyaman seperti di rumah sendiri meski hujan deras saat itu. Ada kata “Karpet Ajaib” yang menggambarkan ada beberapa peserta berada di karpet yang sama dan semuanya beruntung mendapatkan doorprize.
Atas nama panitia dan seluruh peserta, Bro Pitra menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh sponsor dan pendukung acara ini mulai dari ALLTREK Indonesia, Godbless The Jobless, OGIZONE, DJKR Adventure, Frogear Adventure, CEXAS Windshield, Posko Touring, dan Taman Sari Motorcycle, serta Golden Crown. (KTI/AB)

















