AlanBIKERS.com – Bencana banjir yang melanda di wilayah Jabodetabek hari Rabu – Kamis (01-02/01) lalu terbilang parah, dan titik-titik terparah ada di wilayah Bekasi, bahkan bencana banjir di Bekasi kali ini terparah dalam sejarah. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pun menyatakan, Bekasi belum pernah seperti ini, dimana kali ini banjirnya merata.
Titik terparah berada di Perumahan Pondok Gede Permai, Vila Nusa Indah, Kemang IFI, Perumahan di Jalan Kartini dan perkampungan di Teluk Pucung. Ketinggian di lokasi ini mencapai empat bahkan ada yang lima meter. Juga beberapa titik lainnya yang ada di wilayah Bekasi Timur, Bekasi Utara dan Bekasi Selatan.

Melihat fenomena bencana alam ini, tidak sedikit para komunitas/ klub bikers langsung mengambil langkah-langkah taktis untuk bisa terjun langsung ke lokasi bencana untuk berikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.
Seperti yang dilakukan komunitas pengguna Max series Maxiflow Indonesia Chapter Bekasi, dengan full support donasi dari Showroom Mobil Bintang Timur (BTM) yang berada di AXC Summarecon Bekasi, relawan dari Maxiflow Bekasi ini membantu mendistribusikan bantuan ke masyarakat korban banjir di Perumahan Bekasi Jaya Indah (Irigasi Lama), Jl, Teluk Angsan Permai, Bekasi Timur.

“Saat mengetahui rumah saya juga menjadi korban banjir, Pak Steven Owner Showroom Mobil Bintang menghubungi saya Kamis siang (02/01) menanyakan apa saja yang dibutuhkan saat itu. Beliau langsung siapkan, kami langsung bentuk tim relawan dadakan dari Maxiflow Bekasi yang bisa membantu menyalurkan bantuan tersebut,” ujar Bro Wisnu, Kordinator Tim Relawan Maxiflow Bekasi.

Aksi sosial mereka ini dilakukan hari Kamis malam (02/01) sekitar pukul 20.00 WIB. Malam itu mereka mendistribusikan bantuan di kamp pengungsian yang berada di Masjid Al-Hikmah Perumahan Bekasi Jaya Indah RW XI.

Dibantu relawan dari pihak Masjid dan perwakilan BTM, bantuan berupa Pop Mie, mie instan, biskuit, wafer dan air mineral tersebut juga mereka salurkan dengan mendatangi langusng rumah-rumah warga yang menjadi korban banjir disekitar area Bekasi Timur.














