AlanBIKERS.com – Kemacetan parah yang terjadi di Puncak pada libur panjang Isra’ Mi’raj (28/2) lalu membuat tiga motor anggota Robokop Riders yang sedang liburan bareng ke Cisarua, Bogor mendadak mogok…
Pada Minggu (27/2) lalu, sepuluh member Robokop Riders riding bareng untuk refreshing dan liburan ke Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kesepuluh alumnus SMP Negeri 198 Jakarta Angkatan 83-90 tersebut dikomando Fetty selaku Korlap Robokop dengan peserta Herwi (Ketua), Ratman, Ubay, Budiman, Visca, Uhuy, Tika, Ira dan Imam yang membawa serta Istri dan anaknya.

Sejak Minggu pagi, sepuluh Riders dengan tujuh motor sudah berada di tikum Tamini Square, Jakarta Timur. Tepat pukul 08.00 wib, rombongan start dari Tamini menuju Ciracas – Jl. Raya Bogor – Cibinong – Sentul – Babakan Madang – Bukit Pelangi – Gadog. Karena saat itu bertepatan dengan liburan panjang Isra’ Mi’raj, maka suasana jalan pun sudah mulai dipadati oleh kendaraan R2 maupun R4.
Baca juga : Keren! Robokop Riders Uji Riding 5 Membernya dengan Touring ke Pantai Carita
Kawasan Bukit Pelangi adalah rute yang kerap dilalui oleh para Bikers saat riding dan turing menuju Puncak. Jadi, mulai dari daerah perbukitan di Sentul inilah, sudah tampak ramai sepeda motor yang akan menuju Puncak. Bahkan, ada beberapa Bikers yang beristirahat di rute alternatif tersebut. “Mulai ramai sudah terasa sejak di Bukit Sentul menuju Gadog. Mudah-mudahan lancar acara Robokop Vacation ini,” ujar Fetty.

Ternyata dugaan Fetty meleset. Saat memasuki pertigaan Gadog, sudah terlihat penumpukan kendaraan yang didominasi oleh sepeda motor dari dua arah yang akan naik ke Puncak dan turun ke Ciawi. Sesuai rencana, rombongan menuju Ngopi di Sawah, Megamendung untuk beristirahat dan makan siang.
Baca juga : Kangen Riding dan Kulineran, Robokop Riders Sambangi Gelar Waroeng
Sejenak, di tempat ngopi dan makan dengan nuansa persawahan itu rombongan melupakan kemacetan sepanjang perjalanan dari Tamini ke Gadog. Usai, makan siang dan istirahat, mereka pun bersiap melanjutkan riding menuju villa Marseillia Hills, Cisarua. Hujan yang saat itu turun tidak menyurutkan keinginan rombongan Robokop untuk melanjutkan perjalanan.

Saat keluar dari Ngopi di Sawah, Robokop Riders kembali disambut dengan kepadatan lalu lintas. Saat itu, kemacetan kendaraan memenuhi kedua arah sepanjang jalan raya Puncak. “Ini sebuah perjalanan yang tak terlupakan dengan suguhan kemacetan yang parah luar biasa. Membuat mesin motor over heat bikin motor yang ditunggangi Herwi, Tika dan Imam mogok,” kata Visca.
“Honda BeAT Uhuy yang aku pakai mendadak enggak mau digas trus mati. Ya sudah, Tika berhenti aja dulu di daerah Cibulan nunggu adem mesinnya. Ternyata, enggak motor Tika aja yang mogok. Yamaha NMax Herwi dan Imam juga mengalami hal yang sama. Kita tunggu dingin motor sekitar satu jam, lalu lanjut riding deh,” tutur Tika.

Kemacetan parah juga berimbas pada alat komunikasi seperti telepon selular yang masih mengandalkan aplikasi GPS untuk menemukan tepatnya lokasi villa. Beberapa anggota Robokop pun mengalami lowbatt pada hape mereka, membuat rombongan jadi terpencar karena hilangnya komunikasi.
Honda Vario yang dikendarai Fetty adalah salah satu motor yang terbilang tangguh, dengan sigap dan penuh perhitungan, Fetty pun mencari celah agar cepat sampai di villa. “Kita sudah janjian sama pihak villa mau check in jam 14.00 wib. Ternyata, karena macet kita baru sampai di villa jam 18.30. Untungnya tadi di depan ada Polisi yang buka jalan, jadi gue ikutin aja sampe vila,” ungkap Fetty.

Robokop Riders Vacation kali ini memang sebuah perjalanan yang tidak akan dilupakan. Bayangkan, dari TMII menuju Cisarua yang biasanya butuh waktu paling lama 3 jam, kali ini makan waktu 7 jam karena kemacetan parah. Namun, semua anggota Robokop tiba di villa Marseillia Hills dengan selamat. Semua rasa letih terbayar dengan keindahan dan panorama villa Marseillia Hills yang nyaman dan bersih. Mantap! (RR/AB)














