AlanBIKERS – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini beranggotakan 61 (enam puluh satu) perusahaan otomotif, dengan total kapasitas produksi 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau pun lebih (20/2).
Dan untuk kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah atau pick-up selama ini diproduksi oleh beberapa Perusahaan anggota GAIKINDO yaitu PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), PT Sokonindo Automobile (DFSK), PT Toyota Motor Manufac turing Indonesia (TMMIN), dan PT Astra Daihatsu Motor.
Baca juga: Suzuki Bawa Produk Unggulan di GIIAS Makassar, Ada Cashback Jutaan Rupiah
Secara keseluruhan anggota-anggota GAIKINDO tersebut mempunyai kapasitas produksi untuk jenis kendaraan pick-up mencapai lebih dari 400.000 unit per-tahun yang hingga kini belum dapat dipergunakan secara optimal.
Kendaraan-kendaraan yang diproduksi tersebut umumnya adalah kendaraan dengan penggerak 4×2, dan kendaraan-kendaraan tersebut ini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 40%.
Baca juga: AIONERS Chapter Surabaya Berbagi Pengalaman Nyata di GIIAS 2025
Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4×2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat diseluruh pelosok tanah air. Hal ini juga berkat dukungan jaringan servis bengkel pelayanan purna jual yang tersebar cukup luas. Sedangkan untuk kendaraan jenis penggerak 4×4 juga dapat diproduksi, namun memerlukan waktu untuk persiapan produksinya.
Total Pekerja 1.5 Juta Orang
Selama beberapa tahun belakangan ini penjualan kendaraan bermotor dalam negeri sedang tertekan, mencatat angka penjualan dibawah 1 juta unit dalam kurun waktu satu tahun. Namun, angka eksport kendaraan bermotor dari Indonesia ke-93 negara, dapat mencapai lebih dari 518,000 unit.
Baca juga: VinFast Resmi Luncurkan VF 7 di Jawa Timur Ditengah Gelaran GIIAS Surabaya
Terkait dengan rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika selaku Ketua Umum GAIKINDO meyatakan keyakinan GAIKINDO bahwa perusahaan kendaraan bermotor di Indonesia mampu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
”Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” ungkap Putu Juli.
Baca juga: Selamat! VinFast Raih Dua Penghargaan Favorite Booth di GIIAS 2025
Putu juga menambahkan, bahwa bila diberikan kesempatan dan waktu yang memadai, maka anggota-anggota GAIKINDO dan Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) sebagai bagian dari ekosistim Industri Otomotif Nasional diharapkan bisa ikut berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan-kendaraan komersial tersebut.
Sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri yang ada serta menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan. (GAIKINDO/AB)




















