Veda Jadi Pebalap Pertama Indonesia yang Enam Kali Finis Top 10 Secara Beruntun
Sementara itu, balapan pertama JuniorGP di bawah kondisi cuaca yang luar biasa di Barcelona, dengan suhu lintasan 17°C. Veda melakukan start dengan baik dan memasuki tikungan pertama dengan berada di posisi keempat, demi menghindari masalah yang mungkin muncul jika berada di grup besar.
Pebalap Italia, Marco Morelli, langsung menjauh di awal dan Veda memastikan diri berada di grup depan yang segera terpisah dari grup berikutnya. Pertarungan ketat dari delapan pebalap membuat pebalap lain bisa mendekat, dan 11 orang berada dalam satu grup. Dengan balapan tersisa lima lap, Veda harus melebar saat menghindari kontak dengan pebalap lain, yang membuatnya turun ke posisi ke-9, sebelum kembali ke posisi ke-6.
Pebalap Astra Honda ini bisa cepat mendapatkan kembali posisinya, tapi Morelli memacu motornya dan kembali membuka jarak, memecah grup setelah lima pebalap terdepan. Veda yang kembali berada di posisi keenam mencoba mendekat, tertahan di posisi keenam hingga finis. Dengan hanya berjarak kurang dari dua detik dari pemenang balapan, ini merupakan jarak terdekatnya dengan kemenangan musim ini, sekaligus mendapatkan 10 poin.

Baca juga: Cetak Sejarah! Veda Ega Pratama Raih Runner-Up RBRC 2025 di San Marino
Veda menghadapi kondisi trek yang berbeda pada balapan kedua, yaitu 24°C, dan dia bisa melakukan start fantastis yang membawa ke posisi kedua. Di depannya, Morelli sekali lagi melaju luar biasa yang membuat Veda kehilangan kesempatan untuk mengejar. Veda terkejar grup berikutnya yang terdiri atas delapan pebalap.
Setelah dilewati beberapa pebalap, dia berada di posisi ke-9 pada awal lap terakhir, ketika terjadi tabrakan berbahaya antara Hakim Danish dan Adrian Cruces yang membuat motor jatuh di lintasan lurus dengan kecepatan sangat tinggi.
Race Control mengeluarkan bendera merah untuk mengakhiri balapan JuniorGP sebelum waktunya, dan memastikan Veda finis 10 besar untuk kali keenam secara beruntun, catatan terbaik pebalap Indonesia di kelas ini. Dia kini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan 64 poin, sama dengan raihan pebalap di posisi ke-10 dan hanya selisih satu poin dari peringkat ke-9.

Secara keseluruhan, ini merupakan Minggu yang luar biasa di Circuit de Barcelona-Catalunya bagi dua pebalap Astra Honda Racing Team, yang berhasil meraih kemenangan dan dua hasil finis top 10, yang membawa mereka naik posisi di klasemen masing-masing kelas. Putaran terakhir musim ini akan berlangsung tiga pekan dari sekarang di Circuit Ricardo Tormo, tepatnya pada 20-23 November 2025.
“Kami menjalani dua balapan yang sulit hari ini. Saya sangat kesulitan untuk bisa ke posisi depan, tetapi bisa menutup kedua balapan di grup depan. Kami banyak belajar selama akhir pekan ini dan akan mengambil banyak hal positif dari empat hari di sini, dimana kami harus beradaptasi dengan trek baru yang hampir semua pesaing saya sudah kenal selama bertahun-tahun. Kami juga bisa mendapatkan beberapa poin yang penting untuk posisi di klasemen, jadi kami harus puas. Kami akan berusaha keras agar bisa lebih dekat dengan pebalap terdepan, nanti di Valencia. Itu akan menjadi balapan terakhir saya bersama tim dan saya ingin memberikan hasil luar biasa untuk mereka,” ujar Veda. (AHRT/AB)

















