AlanBIKERS – Pebalap muda Indonesia berhasil raih hasil cemerlang menutup akhir pekan balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (2/11). Muhammad Kiandra Ramadhipa mencatat kemenangan keduanya di kelas European Talent Cup (ETC) setelah melakukan comeback luar biasa, start dari posisi ke-24 karena terkena penalti saat sesi kualifikasi.
Pebalap Honda Dream-Asia Racing Team yang didukung Astra Honda ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 129 poin saat ini. Sedangkan Veda Ega Pratama menjadi pebalap pertama Indonesia yang berhasil mencatat enam kali hasil finis top 10 secara beruntun di kelas JuniorGP, setelah finis di posisi keenam dan kedelapan.
Bagi Ramadhipa, ini merupakan balapan ETC yang dia impikan, mencatat salah satu comeback yang luar biasa sepanjang sejarah balapan di kelas ini. Start dari posisi ke-24, dia menyajikan perjuangan yang mendebarkan jantung selama beberapa lap terakhir di Barcelona, lalu berhasil memenangi balapan yang merupakan keberhasilan keduanya musim ini.

Baca juga: Pebalap Binaan Astra Honda M. Kiandra Ramadhipa Juara di ETC Prancis
Ramadhipa harus memulai balapan dari posisi ke-24 karena terkena penalti saat turun pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu. Melakukan start dengan bagus, dia sudah bisa melewati posisi ke-21 pada akhir sektor pertama. Setelah lap pertama yang sulit, dia berhasil naik ke posisi ke-17.
Tiga lap pertama berakhir, Ramadhipa sudah berada di peringkat ke-11, memimpin grup kedua, dan hanya tertinggal satu detik dari pebalap di top 10. Tiga lap berikutnya, dia sudah berhasil memangkas selisih dan masuk dalam persaingan menjadi pemenang balapan. Setelah dua per tiga balapan terlewati, Ramadhipa berhasil memimpin balapan untuk kali pertama.
Baca juga: Pebalap Muda Indonesia Ramadhipa Kibarkan Merah Putih di Portugal!
Namun, perjuangan belum berakhir, lintasan yang lurus dan slipstream membuatnya kesulitan mempertahankan posisi depan. Dia memulai lap terakhir dengan berada di posisi terdepan. Sempat terlewati Carlos Cano, dia bisa menempel pebalap Spanyol tersebut, lalu berhasil menggebrak pada lintasan lurus terakhir jelang finis dan memenangi balapan dengan keunggulan tipis hanya 0,007 detik.
Ini merupakan kemenangan kedua Ramadhipa di kelas ETC musim ini, yang diraih lewat persaingan ketat dengan hanya 0,066 detik terpisah antara empat pebalap terdepan.

Atas koleksi dua kemenangan dan sekali finis di posisi ketiga, Ramadhipa kini berada di peringkat tiga klasemen ETC dengan total 129 poin. Memiliki selisih 26 angka dari pemuncak klasemen. Dengan satu balapan tersisa dan 25 poin maksimal bisa didapatkan pada putaran terakhir, dia kini hanya bisa mengincar posisi kedua klasemen akhir.
Baca juga: Pebalap Astra Honda Tembus 5 Besar di FIM JuniorGP San Marino
“Hari ini kami bisa menang lagi. Rasanya luar biasa bisa menang di Catalonia setelah bekerja keras selama balapan. Sebenarnya ini Minggu yang sulit karena saya harus start dari posisi ke-24, tetapi saya bisa mengontrol diri dan mengambil kesempatan di saat yang tepat. Saya berada di depan pada lap terakhir bersama Cano, dan saya memacu maksimal saat lintasan lurus untuk memastikan kemenangan,” ujar Ramadhipa.
Ditambahkannya, bahwa hasil ini dipersembahkan untuk timnya yang telah bekerja keras selama akhir pekan, juga untuk keluarga, Astra Honda Racing Team, sponsor, dan semua orang yang mendukungnya. “Kami ingin lebih baik pada putaran terakhir, jadi kami akan berusaha untuk bisa berada di sana dalam kondisi yang sempurna,” tutup Ramadhipa.

















