AlanBIKERS – Kiandra Ramadhipa menutup putaran Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragon dengan hasil yang bagus sekaligus menantang. Pebalap Indonesia tersebut finis kedua pada Race 1 untuk meraih podium ketiganya musim ini. Pada Race 2, Ramadhipa harus puas finis keempat setelah dua rival memanfaatkan slipstream di penghujung balapan. Kedua rival tersebut merupakan pebalap yang saat ini menempati posisi kedua dan ketiga klasemen.
Ramadhipa kini terpaut 23 poin dari posisi ketiga klasemen sementara, dengan hanya 25 poin tersisa untuk diperebutkan. Meski demikian, sepanjang akhir pekan di Aragon, pebalap muda Indonesia tersebut kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan kecepatan dan kepercayaan diri sebagai modal penting menghadapi putaran terakhir musim ini.

Baca juga: Astra Honda Racing Team Berhasil Puncaki Klasemen Tim AP250 ARRC 2026
Race 1 berlangsung dalam kondisi suhu terendah sepanjang tiga hari di MotorLand Aragon, dengan temperatur lintasan mencapai 24°C. Selepas lampu start padam, Ramadhipa bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team melakukan start yang solid dari posisi kelima. Pebalap Indonesia ini langsung naik ke posisi keempat pada lap pembuka dan hanya membutuhkan dua lap untuk mengambil alih posisi terdepan.
Insiden yang dialami salah satu pebalap di barisan depan kemudian membuat rombongan kembali merapat, membentuk grup berisi 12 pebalap, termasuk tiga pebalap Honda Asia-Dream Junior Racing Team. Memasuki paruh kedua balapan, persaingan di grup depan mengerucut menjadi sembilan pebalap, dengan Ramadhipa konsisten berada di tiga besar.

Baca juga: New Honda Stylo 160 Tambah Warna Baru, Glam Grey dan Royal Violet
Memasuki fase akhir balapan, grup depan mulai terpecah dan pemimpin balapan sempat membuka jarak lebih dari setengah detik. Namun, Ramadhipa tampil impresif pada lap terakhir dan berhasil mengamankan posisi kedua. Pebalap binaan Astra Honda tersebut hanya terpaut 0,037 detik dari kemenangan. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik kedua Ramadhipa sepanjang kiprahnya di kelas tersebut.
Race 2 berlangsung dalam kondisi lintasan yang lebih panas, dengan temperatur mencapai 44°C. Para pebalap Moto3 kembali menjalani balapan sepanjang 13 lap.
Mengulangi start kuat seperti pada Race 1, Ramadhipa langsung bertahan di kelompok terdepan pada sepertiga awal balapan sembari menunggu rombongan mulai terpecah. Memasuki lap kelima, Ramadhipa untuk pertama kalinya mengambil alih posisi terdepan dan mencoba melepaskan diri bersama salah satu rivalnya. Namun, grup yang terdiri dari sepuluh pebalap tetap bertahan rapat.

Baca juga: Asisten Virtual Wanda Temani Konsumen Cari Motor Honda Incarannya
Memasuki fase akhir balapan, Ramadhipa berusaha memangkas jarak dan sempat berhasil mendekati pemimpin lomba. Namun, ketatnya persaingan di antara para pebalap lain memberikan kesempatan kepada pemimpin balapan untuk kembali memperlebar keunggulan.
Ramadhipa pun harus berjuang memperebutkan posisi kedua hingga lap terakhir. Dengan hanya dua tikungan tersisa, dua rival berhasil memanfaatkan slipstream di lintasan lurus belakang untuk melewati Ramadhipa. Pebalap binaan Astra Honda tersebut akhirnya menyelesaikan Race 2 di posisi keempat, hanya selangkah dari podium.
Baca juga: AHJ Rayakan Ulang Tahun ke-17, Kini Jadi Rumah Besar 55 Komunitas Honda di Jakarta
Meski hasil Race 2 belum sepenuhnya mencerminkan performa kuatnya, Ramadhipa berhasil mengumpulkan poin lebih banyak di Aragon dibandingkan putaran-putaran sebelumnya bersama Honda NSF250RW. Performa motor tersebut juga terbukti kompetitif sepanjang akhir pekan di lintasan Spanyol.
“Ini tetap bukan hasil yang buruk. Secara keseluruhan, saya senang bisa kembali tampil seperti ini. Kami masih memiliki satu kesempatan terakhir di Misano dan akan bekerja lebih keras untuk mempersiapkan fisik dan mental sebaik mungkin. Terima kasih kepada seluruh tim, Astra Honda, dan semua yang mendukung saya. Kami mengambil langkah yang sangat penting pada akhir pekan ini dan saya sangat bangga dengan semua pihak yang terlibat,” ujar Kiandra.
Pebalap lulusan Astra Honda Racing School 2022 tersebut kini mengoleksi 113 poin dan menempati posisi keempat klasemen sementara. Ia terpaut 23 poin dari posisi ketiga dan 24 poin dari posisi kedua, dengan 25 poin maksimal masih tersedia pada putaran terakhir. Peluang untuk menembus tiga besar klasemen memang semakin menantang, tetapi masih terbuka. Ramadhipa akan memberikan kemampuan terbaiknya pada seri penutup musim.
FIM Moto Junior World Championship putaran terakhir musim ini akan berlangsung tiga pekan mendatang di Misano World Circuit Marco Simoncelli, pada 16–18 Oktober. (AHRT/AB)

















