Bonfilio Yosafat, Pendiri Nusantara Documentary
Proses dokumentasi Keris Bali dilakukan oleh Bonfilio Yosafat, pendiri Nusantara Documentary yang mengendarai Royal Enfield Himalayan ke Bali, kampung halaman dari para ‘pande’ pembuat keris. Perjalanan Bonfilio bersama Royal Enfield membawa misi mulia untuk mengarsipkan warisan leluhur Indonesia ini.
Bonfilio mengatakan, ini merupakan kolaborasi kedua antara Nusantara Documentary dan Royal Enfield – sebuah brand yang telah melestarikan warisannya selama lebih dari 120 tahun. Kolaborasi sebelumnya telah sukses mengangkat kebudayaan Tusuk Konde dengan teknik patri tiup tahun lalu.

Baca juga : Royal Enfield Ajak 60 Bikers Taklukkan Pegunungan Himalaya Melalui Moto Himalaya 2022
“Perjalanan saya kali ini dimulai dari Yogyakarta menuju Bali dengan mengendarai Royal Enfield Himalayan, dan motor yang mumpuni ini membuat saya merasa sangat nyaman saat berkendara di jalur aspal hingga off-road. Di Angandring, Bali, kami mendokumentasikan proses pembuatan keris Bali, bertemu dengan beberapa narasumber untuk memperkuat karya, kemudian melanjutkan penjelajahan ke daerah lain hingga kami kembali ke Singaraja, selama kurang lebih 1 bulan,” jelas Bonfilio.
Kampanye sosial #LeaveEveryPlaceBetter bertujuan mempromosikan budaya berkendara secara bertanggung jawab diantara komunitas Royal Enfield di seluruh dunia, dan telah menjadi pendorong bagi para pengendara sepeda motor Royal Enfield untuk ride with a good cause (berkendara dengan tujuan positif).
Menghindari penggunaan botol plastik sekali pakai, serta tidak meninggalkan sampah selama kegiatan berkendara telah menjadi tren baru di antara para pengendara sepeda motor Royal Enfield, sebagai hasil dari kampanye sosial tersebut.


















