AlanBIKERS – Dua wakil dari Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) berhasil meraih podium dalam ajang Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) yang digelar di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang (4-7/8).
Mereka adalah Muhammad Alfan Davinda yang meraih Juara Pertama di kategori Dealer Advisor Category, dan Resty Purbaningrum sebagai Juara Kedua kategori Instructor Category (AT Class). Hasil ini sekaligus bukti kompetensi dan konsistensi safety riding sudah dijalankan WMS secara baik.
Baca juga: WMS Gelar Safety Riding Regional Siapkan Kontingen Terbaik Menuju Nasional
“Pelaksanaan AHSRIC 17th merupakan upaya Honda terus meningkatkan kompetensi instruktur safety riding. Bukan sekadar kompetisi, melainkan para kontestan adalah agen perubahan dalam wujudkan budaya keselamatan berkendara #Cari_Aman. Kami berharap dari kompetisi ini terus lahir talenta instruktur yang mampu secara berkelanjutan mengkampanyekan budaya selamat dan aman dalam berkendara,” ujar Benedictus F. Maharanto, Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati.
Seleksi Ketat Regional WMS, Berbuah Prestasi di AHSRIC
Proses menuju panggung nasional dilakukan melalui seleksi regional yang digelar oleh WMS secara ketat. Sebanyak 60 peserta mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi. Setelah melalui proses verifikasi dan penyaringan, 38 peserta dinyatakan siap dan laik berkompetisi, terdiri atas 19 peserta Dealer dan 19 peserta Community.
Para peserta kemudian menghadapi rangkaian pengujian teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta harus menyelesaikan 50 soal dalam waktu 30 menit untuk mengukur pemahaman terhadap aspek keselamatan berkendara. Tahapan ini menjadi fondasi sebelum peserta menghadapi tantangan di lintasan.

Baca juga: Perhatikan Beberapa Posisi Tubuh Saat Berkendara Agar Nyaman dan #Cari_Aman!
Pada sesi praktik, kemampuan peserta diuji melalui materi braking, balancing, dan slalom course. Materi balancing meliputi Narrow Plank dan Low Speed Balance yang membutuhkan kontrol serta keseimbangan kendaraan. Sementara itu, Slalom Course menguji kemampuan bermanuver sekaligus menjaga fokus dan konsentrasi selama melewati lintasan.
Tingkat kesulitan sesi praktik pada seleksi regional juga terus ditingkatkan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Tantangan tersebut dirancang untuk melihat kemampuan peserta secara lebih komprehensif, mulai dari teknik berkendara, keseimbangan, handling, hingga konsistensi dalam menyelesaikan setiap materi.
Baca juga: PT Wahana Makmur Sejati Edukasi Keselamatan Berkendara Melibatkan 500 Pelajar
“Selamat kepada Resty Purbaningrum dan Muhammad Alfan Davinda yang telah berhasil membawa nama WMS meraih prestasi pada AHSRIC 2026. Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti dari proses pembinaan kompetensi yang dilakukan secara konsisten. Semoga prestasi ini semakin memotivasi seluruh tim untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghadirkan edukasi #Cari_Aman yang berkualitas bagi masyarakat,” tutup Benedictus.
Raihan dua podium tersebut bukti bahwa perjalanan menuju kompetisi nasional dibangun melalui proses yang berjenjang. Dari seleksi regional hingga persaingan di panggung nasional, AHSRIC 2026 menjadi ruang untuk mengasah sekaligus mengukur kualitas instruktur safety riding. Prestasi ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kompetensi SDM dan membawa semangat #Cari_Aman. (WMS/AB)

















