Meskipun Ninja e-1 pada dasarnya adalah model komuter, para teknisi Kawasaki bekerja keras untuk memastikan bahwa Z e-1 menawarkan kesenangan berkendara yang menjadi ciri khas sepeda motor Kawasaki. Keseimbangan yang dirancang dengan cermat antara penanganan yang percaya diri dan kemampuan manuver yang ringan akan membuat pengendara baru menantikan perjalanan sehari-hari mereka.
Sasis yang didasarkan pada Kawasaki Ninja 400 memberikan pengendaraan yang nyaman bagi pengendara. Dibuat oleh pabrikan sepeda motor yang sangat terkenal akan keandalannya, Ninja e-1 menawarkan kualitas pembuatan yang kokoh seperti semua sepeda motor Kawasaki.
Baca juga : Kawasaki Indonesia Luncurkan Motor Bergenre Cruiser New Kawasaki Eliminator
Dengan berat hanya 140 kg bobot ringan Ninja e-1 dan untuk berat Z e-1 yakni 135 kg berkontribusi untuk rider dan ramah lingkungan. Tidak adanya kopling untuk dioperasikan, pengendara hanya perlu memutar throttle untuk pengoperasian dalam berkendara.
Rem cakram depan dan belakang memberikan performa pengereman yang nyaman, sementara ABS dapat menambah kepastian dalam pengereman.
Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 menawarkan gaya sepeda motor yang menarik dilengkapi dengan warna dan grafis baru yang dirancang untuk memberikan citra yang berbeda. Dan dengan sejumlah fitur utilitas, kendaraan listrik komuter baru ini memadukan performa sporty dan kenyamanan sehari-hari dengan mulus.
Baca juga : Kawasaki Indonesia Luncurkan W175 Black Style 2024 Model Year
Dilengkapi 4.3” all-digital TFT colour instrumentation memberikan kokpit tampilan berteknologi tinggi dan bermutu tinggi, sekaligus dapat terhubung ke perjalanan si pengendara secara nirkabel menawarkan pengalaman bersepeda motor yang lebih baik.
Sebagai pengganti tangki bahan bakar, Ninja e-1 dan Z e-1 dilengkapi dengan box penyimpanan yang praktis. Mengangkat penutup kotak penyimpanan memperlihatkan 5 liter ruang yang mudah diakses untuk barang-barang kecil seperti sarung tangan atau perlengkapan hujan.
Relaxed rider triangle mengakomodasi berbagai ukuran pengendara dan situasi berkendara, berkontribusi pada karakter ramah pengendara. Posisi berkendara yang relatif tegak dan posisi footpeg yang sedikit kedepan menempatkan pengendara pada posisi mengendalikan sepeda motor sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengendara. (KMI/AB)























