AlanBIKERS.com – Disetiap ban sepeda motor kita akan melihat beberapa tulisan kode pada sisinya. Biasanya ban dilengkapi dengan kode tahun pembuatan, beban tekanan ban, hingga batas maksimal kecepatan ban.
Jangan salah mengartikan kode tulisan M/C yang ada pada ban, arti kode tersebut bukan Medium Compound, tapi Motorcycle, yang artinya produksi untuk ban sepeda motor.
“Masih banyak orang salah mengartikannya, bahkan pernah saya baca di beberapa media juga salah menulisnya. Di artikelnya tersebut mereka menulis bahwa arti M/C adalah Medium Compound. Itu salah besar, bisa menyesatkan para pembaca,” ujar Freddy Yohannes, Head of Promotion PT Banteng Pratama Rubber produsen ban Mizzle.

Freddy menambahkan, masih banyak orang tidak bisa membaca kode bobot dan kecepatan yang ada pada dinding ban sepeda motor. Misalnya tercetak kode M/C 45S, di mana angka 45 mengandung arti bahwa bobot tekanan maksimal pada ban adalah 165 kg, dan hurus ‘S’ berarti ban motor dapat dipacu hingga 180 km/jam, hurus S artinya bukan Speed.
Kode tersebut wajib tertera pada seluruh ban dan berlaku secara internasional. Tanpa kode tersebut, maka produsen ban tidak bisa memasukkan produknya ke negara-negara lain.
“Kode tersebut harus ada dan berlaku internasional. Apalagi kalau kita mau ekspor. Mau ban merek lokal atau impor itu harus ada. Mereka, negara penerima maunya ban itu informatif. Jadi mereka biasanya nolak kalau ban yang mau kita ekspor tidak ada kode informatif tersebut,” lanjut Freddy.

Semakin besar angkanya, maka akan makin besar pula bobot yang bisa ditahan oleh ban. Sebaliknya, makin ke atas kode hurufnya, maka kecepatan yang bisa dipacu makin tinggi.
“Kalau dipaksakan melebihi dari bobot atau kecepatan yang seharusnya, ban bisa meledak, pecah, karena ban itu kan makin lama makin panas. Kita sudah pernah melakukan pengetesan batas maksimalnya di pabrik, lebih dari ketentuan itu ban semuanya pecah,” ujarnya.
Kode angka makin besar biasanya diperuntukan untuk moge. Untuk kode huruf B sampai U biasanya untuk motor-motor 250cc ke bawah. “Kalau hurufnya sudah V, W, Y itu biasanya untuk motor-motor besar, seperti superbike atau MotoGP,” tambahnya.
Maka tidak heran jika pada ban-ban motor besar seringkali terlihat kode W69 atau W70 dan seterusnya. Kode huruf V sendiri artinya motor dapat dipacu pada kecepatan 240 km/jam, W bisa dipacu pada kecepatan 270 km/jam, dan Y motor bisa digeber hingga 300 km/jam.


















