Adapun cara pengoperasian fitur untuk mendapatkan akselerasi dan deselari yang optimal adalah sebagai berikut.
Akselerasi
A. Posisi Standing Acceleration (0 km Saat Start)
Opsi 1 : Membuka gas secara cepat untuk auto shift ke 1. Kemudian dilanjut dengan melakukan shift 2 – 3 kali secara manual dan cepat (rpm kurang lebih akan mencapai angka 7.000).
Note : Hindari jeda terlalu lama saat melakukan shift 1 – 3, karena jika rpm sudah tinggi, feeling akselerasi instan tidak terasa.
Opsi 2 : Membuka gas secara konstan, kemudian tekan tombol shift 1 kali, lalu buka gas secara cepat untuk auto shift ke 2 dan dilanjut menekan tombol shift secara manual dengan cepat untuk shift ke 3.
Jika dengan menekan tombol shift akselerasi dirasa masih kurang, pengendara bisa merubah mode berkendara dari T ke S.
Baca juga : Promo Spesial Service Motor di Bengkel Resmi Yamaha!
B. Posisi Passing Acceleration (Saat Ingin Mendahului Kendaraan / Keluar Tikungan)
Tutup gas kemudian tekan shift 1 – 3 kali sesuai kebutuhan. Buka gas sedikit atau konstan (gantung rpm). Lanjut dengan membuka gas secara cepat dan akan terasa dorongan instan pada motor.
Deselerasi
Tutup gas dan tekan tombol shift 1 – 3 kali (shift 3 untuk deselerasi maksimal). Kondisi saat sebelum masuk atau ketika menikung : tutup gas dan lakukan shift sesuai kebutuhan 1 – 3 kali, ban belakang motor tidak akan mengunci dan motor tetap stabil untuk dikendarai.
Kondisi saat di jalanan menurun yang panjang : bisa melakukan Shift secara berulang dengan menekan shift 1 – 3 kali, kemudian tekan tombol Mode untuk me-release shift, dan tekan tombol Shift kembali sesuai kebutuhan.
Me-release Y-Shift
Opsi 1 : Membuka gas secara cepat.
Opsi 2 : Tekan tombol mode sebanyak 1 kali (jika 2 kali akan merubah mode berkendara).
Opsi 3 : Tutup gas secara konstan. (YIMM/AB)





















