AlanBIKERS – Setelah menuntaskan sebanyak 9 etape perjalanan, rangkaian perjalanan touring jarak jauh MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 akhirnya resmi mencapai garis akhir. Ekspedisi ikonik bersama line-up skutik premium MAXI Yamaha ini sukses membawa para peserta menjelajahi berbagai wilayah Indonesia dari Barat hingga Timur, sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang penuh cerita, tantangan, dan eksplorasi.
Mengusung konsep touring eksplorasi, MTBN 2026 secara total telah menempuh jarak lebih dari 3.300 kilometer, melintasi 36 kota dan kabupaten di 6 pulau besar Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, hingga Sulawesi.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang MAXI Tour Boemi Nusantara 2026, khususnya pemerintah daerah, rekan-rekan media, komunitas, serta konsumen loyal Yamaha di berbagai wilayah yang telah menyambut dan mendukung perjalanan ini dengan luar biasa,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Baca juga: Sambut Momen HUT RI ke-81, Yamaha Gelar Aneka Event Seru Bersama Konsumen
Melalui MTBN, Yamaha ingin semakin mempertegas image MAXI Yamaha sebagai skutik ‘Raja Touring’, karena tidak hanya memiliki performa dan durabilitas yang mumpuni, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur unggulan yang sangat mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Perjalanan dari Barat ke Timur Nusantara
Perjalanan panjang MTBN 2026 menghadirkan sederet cerita menarik dari berbagai penjuru Indonesia. Setiap wilayah menawarkan karakter perjalanan yang berbeda, baik dari sisi medan jalan, lanskap alam, budaya, maupun interaksi dengan masyarakat lokal. Keberagaman inilah yang membuat setiap etape memiliki cerita dan pengalaman eksplorasinya masing-masing.
Baca juga: Yamaha Racing Indonesia Raih Double Podium di ARRC 2026 Mandalika
Etape 1 : Eksotisme Danau Toba
Perjalanan dimulai dari kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, dengan menyusuri sejumlah destinasi di Toba dan Pulau Samosir. Dari Balige, rombongan bergerak melewati jalur pegunungan dengan panorama kaldera Danau Toba, mengunjungi kawasan Meat, Tele, Pangururan, Bukit Holbung, Sibeabea, hingga sejumlah perkampungan adat Batak.
Selain menawarkan jalur yang dipenuhi tanjakan, turunan, dan tikungan, etape pembuka ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya masyarakat Batak yang masih terjaga hingga saat ini.















