AlanBIKERS.com – Dominasi Team Suzuki Ecstar MotoGP terlihat semakin kuat dalam ajang MotoGP 2020. Ini dibuktikan pada seri Catalunya GP, Minggu (27/09) lalu. Sebagai tim pabrikan yang berhasil menguasai Double Podium 2 dan 3, lewat Suzuki GSX-RR yang dibesut Joan Mir dan Alex Rins.
Kedua rider Tim Suzuki Ecstar Moto GP menganggap Circuit of Barcelona – Catalunya, Spanyol sebagai balapan kandang mereka, dan pasangan tersebut menampilkan performa yang luar biasa di sirkuit dengan membawa pulang Double Podium pertama bagi Suzuki, sejak Misano GP tahun 2007 silam bersama Vermeulen (podium 2) dan Hopkins (podium 3).

Meski perlu perjuangan lebih di sesi kualifikasi, baik Joan Mir dan Alex Rins yakin dengan kecepatan dan kemampuan mereka membawa GSX-RR mampu ke barisan depan. Menjalani sesi balap dari posisi start ke-8 dan ke-13, kedua pebalap ini menjalani permainan panjang dengan cerdik, menyesuaikan diri dengan kecepatan balapan yang dahsyat dan menjaga pesaing terdekat mereka di depan mata setiap saat.
Joan Mir mengulangi penampilan baik yang dia lakukan selama beberapa minggu sebelumnya. Secara bertahap memberi tekanan pada lawan-lawannya dan mengoptimalkan teknik berkendara dengan ban yang digunakan. Dia memotong dan melakukan aksi overtaking dengan bagus untuk mendorong dirinya ke podium.

Dengan dua lap tersisa, dia berhasil menempati posisi kedua dan makin mendekati pebalap terdepan ketika bendera finish dikibarkan. Podium berturut-turut sebanyak 3 kali dalam musim ini membuat sejarah baru bagi Joan Mir, karena dia mencatatkan diri menjadi pebalap Suzuki pertama yang mencapai prestasi seperti ini sejak tahun 2000.
Alex Rins juga melakukannya dengan baik untuk menjaga posisi di belakang Joan Mir sejak awal balapan, mengendalikan kecepatan dan menjaga fokusnya dengan kuat di lintasan terdepan meski memulai dari posisi ke-13. Alex Rins mendapatkan ritme yang bagus saat pertengahan balapan dan dia bertekad untuk mengubah posisi balapan Top 5 menjadi podium.

Dia bekerja keras untuk mengejar lawan di depannya dan mengambil tempat ketiga yang teknik yang bagus, sehingga dia makin dekat dengan Joan Mir. Hasil ini menandai kembalinya Alex Rins ke podium, dan berarti Suzuki telah meraih podium ganda pertamanya semenjak tahun 2007.
Joan Mir bergerak ke posisi kedua dalam klasemen pebalap kejuaraan, atau selisih delapan poin dari puncak. Sedangkan Alex Rins naik ke posisi delapan.

“Balapan yang cukup sulit kali ini, terutama start dari baris ketiga. Itu berarti anda harus mendorong di lap awal dan ini bisa sedikit berisiko. Saya mencoba untuk menghindari masalah dan menundukkan kepala sementara juga mengalahkan beberapa pebalap. Ketika saya berada di belakang Miller, saya tahu saya harus tetap bersamanya dan siap memanfaatkannya. Sangat menyenangkan bagi Suzuki untuk memiliki dua pebalap di podium setelah sekian lama dan saya sangat senang dengan pekerjaan hari ini!” ujar Joan Mir.

Sementara itu, Alex Rins menyampaikan telah berjuang keras dalam beberapa minggu terakhir, dan dia pun naik podium kali ini. Sejak cedera bahu yang dialaminya, segalanya tidak mudah dan merasa sulit untuk cukup kuat secara fisik untuk bersaing di lini depan.
“Tapi saya telah bekerja keras di atas motor dan tim telah bekerja sangat keras dan banyak yang mendukung saya, jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka. Saya juga ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka dan untuk mendukung saya di musim yang sulit ini. Aku sangat bahagia.”ujar Alex Rins.

Kepuasan dan kebanggaan juga dirasakan oleh Manajer Tim, Davide Brivio, “Kami sangat senang, ini adalah hari yang luar biasa dengan kedua pebalap kami naik podium! Ini adalah sesuatu yang sudah lama tidak terjadi dan perasaan yang luar biasa untuk mencapainya. Joan Mir mempertahankan tren yang sangat positif dan saya sangat senang untuknya,” ujar Davide.
Dia pun sangat senang karena Alex Rins juga melakukan performa hebat dalam balapan, terutama dari urutan ke-13 di grid dan beberapa minggu yang sulit. “Kami akan merayakannya di dalam tim, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah bekerja keras, para personel di sini, di rumah dan di Jepang. Ini mungkin karena mereka,” tutup Davide. (SIS/AB)















