AlanBIKERS – Marc Marquez meraih kemenangan yang ke-93 dalam karier MotoGP-nya di semua kelas, usai memenangi Brembo Grand Prix Italia di Autodromo Internazionale del Mugello, Minggu (22/6/2025). Rekannya sesama di Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia finis di posisi keempat.
Balapan dimulai dengan sengit, banyak perubahan posisi terjadi antara Bagnaia dan Alex Márquez. Pada putaran kesembilan, Marc Marquez berhasil merebut posisi terdepan dan dengan cerdik mempertahankan keunggulannya hingga garis finis.
Bagnaia menunjukkan performa awal yang luar biasa, tapi bersenggolan di akhir putaran kelima membuatnya kehilangan posisi terdepan. Menjelang akhir balapan, Pecco bahkan disusul oleh Fabio Di Giannantonio yang menggesernya dari posisi ketiga.
Baca juga : Marc Marquez dan Ducati Lenovo Team Mendominasi MotoGP Aragon 2025
Pada akhir Grand Prix kesembilan musim ini, Marc Marquez berhasil menambah perolehan poinnya menjadi 270, unggul 40 poin dari Alex Márquez. Sementara itu, Francesco Bagnaia berada di posisi ketiga, terpaut 110 poin dari rekan setimnya.
“Di awal balapan, saya berusaha mengatur ketahanan ban agar pemakaian bisa bertahan lebih lama. Setiap kali saya mencoba mengendalikan situasi, Pecco kembali menyerang. Dia mengerem sangat keras dan sangat lambat, sementara saya lebih fokus pada kecepatan di tikungan. Ketika Alex memimpin, saya tahu inilah saatnya untuk mulai memacu lebih keras, karena ia punya kecepatan yang sangat kuat. Kondisi lintasan cukup sulit dan mempertahankan ritme yang sangat cepat itu berisiko. Jika ada yang berhasil mendekat, plan B saya hanyalah membawa motor sampai finis,” ujar Marquez.

Baca juga : Marc Márquez Podium di MotoGP Inggris, Ducati Puncaki Klasemen Sementara
Sementara itu, Francesco Bagnaia menyatakan bahwa dia telah mengupayakan segalanya di hadapan penonton yang luar biasa itu. Ketika dia mencoba mengatur kecepatan di depan, nyaris terjatuh di tikungan terakhir.
“Sayangnya, ketika grip ban depan menurun, saya tidak mendapatkan penunjang yang cukup dan saya lebih kesulitan. Saya perlu menjaga jarak sekitar persepuluh detik di belakang pembalap di depan, lalu dengan cepat mendekat dan mencoba menyalip, jika tidak, saya berisiko kehilangan kontrol bagian depan. Saya harus menerima bahwa ini adalah situasinya dan terus bekerja dengan tim untuk menemukan solusi, sambil selalu memberikan yang terbaik.” ujar Bagnaia.
Baca juga : Marc Márquez dan Tim Ducati Lenovo Raih Posisi Kedua di GP Prancis
Sedangkan Ducati Lenovo Team masih menduduki puncak klasemen tim dengan 430 poin, sementara itu Ducati masih memimpin klasmen pabrikan dengan meraih 319 poin. Ducati Lenovo Team akan kembali beraksi pada hari Jumat di Sirkuit TT Assen untuk Grand Prix kesepuluh musim ini. (LMI/AB)

















