AlanBIKERS.com – Tahun ini petualang bermotor Mario Iroth mulai menjalankan misi Wheel Story Season 7 dari Pulau Kalimantan. Dengan tajuk “Four Corners of Borneo”, perjalanan Wheel Story Season 7 kali ini Mario mengendarai Honda CB150X. Berikut cerita hari pertama dan kedua saat dia berada di Balikpapan.
Mario pertama kali menginjakan kakinya di Kalimantan Timur, tepatnya di Balikpapan pada hari Sabtu pagi (27/5). Dia pun merasakan suasana jalan raya yang sangat berbeda saat masih di Jakarta, yaitu tidak sama sekali menjumpai kemacetan. Bersama dengan seorang kawannya disana, dia sempatkan nikmati kuliner disana sambil mendengarkan pencerahan seputar kultur di Kalimantan.
Baca juga : Mario Iroth : Mengenang Perjalanan Wheel Story 3 di Benelux (Belgia, Netherlands, Luxembourg)
“Saya juga diajak makan siang dengan menu Coto Makassar, cocok banget, karena waktu pagi harinya sempat mendung, dan siangnya sudah cerah. Sambil menikmati pemandangan Selat Makasar dan menyantap hidangan Coto Makassar H. Kasin yang berada di area Pasar Klandasan,” jelas Mario.
Usai santap makan siang dia lanjut menuju Pantai Kilang Mandiri sekaligus ingin memantau keberadaan Kapal Ferry RoRo yang mebawa Honda CB150X dari Tanjung Priok yang sudah 4 hari perjalanan laut. Disini dia dapat kabar bahwa KM Sulawesi Leader yang membawa motornya masih berada di tengah laut menunggu antrian bongkar muat dari KM Dharma Lautan dari Surabaya.
Baca juga : Mario Iroth : Riding di Paris Membuka Kembali Memori Saya Saat Wheel Story Season 3
“Jadinya motor saya pun jadi telat belum bisa mengaspal di tanah Borneo. Untungnya ada salah satu member komunitas Honda CB150X Chapter Balikpapan bersedia meminjamkan motornya untuk saya pakai untuk acara Sunmori besoknya bersama bikers Balikpapan,” lanjut Mario.
Keesokannya harinya, Minggu (28/5) Mario bersiap akan mengikuti kegiatan Sunmori. Sebelumnya dia sempatkan sarapan nasi kuning H. Daud, lalu dia riding menuju Mangrove Center Graha Indah yang berada di belakang perumahan tak jauh pusat Kota Balikpapan. Pagi itu dia menggunakan kapal klotok menyusuri hutan Mangrove sekaligus ingin meliat langsung maskotnya Kalimantan, yaitu Bekantan.




















