AlanBIKERS – Tim Ducati Lenovo kembali meraih kemenangan di Grand Prix Belanda bersama Marc Marquez, Minggu (29/6) di sirkuit Assen, ini pun jadi kemenangan Marquez tiga kali berturut-turut. Sebuah pencapaian yang belum pernah diraihnya dalam enam tahun terakhir.
Atas raihan Marquez ini, sekaligus menyamai rekor kemenangan kelas premier Giacomo Agostini (68 kemenangan). Sementara itu, Francesco Bagnaia kembali naik podium di posisi ketiga. Memulai balapan dengan sangat kuat dari baris kedua dan memimpin pada putaran keenam. Marquez berhasil mempertahankan posisi teratas dengan percaya diri dari Bezzecchi dan melesat jauh di putaran-putaran akhir.

Baca juga: Marquez Raih Kemenangan ke-93, Ducati Lenovo Team Masih Puncaki Klasemen
“Saya memang mengharapkan kemenangan, meskipun seperti kemarin, saya bukanlah pembalap tercepat di lintasan. Saya berhasil mengatur jarak di awal balapan, lalu mengendalikan ritme balap, dan saya sangat senang karena kami meraih 37 poin lagi. Tentu saja saya tidak sepenuhnya puas, karena rival utama saya, saudara saya terjatuh dan cedera. Tapi itulah balapan. Saya ingin berterima kasih kepada Ducati dan tim yang bekerja hingga larut malam pada hari Jumat setelah saya merusak motor dua kali,” ujar Marquez.
Sedangkan Bagnaia sempat memimpin di awal balapan selama lima putaran sebelum sedikit tertinggal. Pecco kemudian berhasil mendekatkan jarak dengan dua pembalap terdepan, namun tidak cukup dekat untuk memperebutkan kemenangan.

Baca juga: Marc Marquez dan Ducati Lenovo Team Mendominasi MotoGP Aragon 2025
“Di sini, untuk pertama kalinya, saya merasa punya peluang nyata untuk memperebutkan kemenangan. Hari ini, ketika saya akhirnya berhasil sepenuhnya selaras dengan motor, kondisi sudah agak terlambat. Saya melaju sangat cepat, tapi saya sepertinya tidak bisa cukup dekat dengan pembalap di depan. Ketika saya mencoba, saya malah mengambil terlalu banyak risiko, yang biasanya membuat racing line saya melebar. Ini adalah situasi sulit yang telah kami alami sejak awal musim, dan sepertinya sulit diselesaikan, tapi kami harus terus berusaha dan membuat langkah maju,” ujar Bagnaia.
Pada akhir Grand Prix kesepuluh musim ini, Marc Marquez memimpin klasemen dengan total 370 poin, unggul 68 poin dari Alex Márquez. Francesco Bagnaia menempati posisi ketiga, terpaut 126 poin dari rekan setimnya.
Ducati Lenovo Team makin kokoh di puncak klasemen tim dengan perolehan 488 poin, sementara itu, Ducati masih memimpin di klasemen konstruktor dengan 356 poin. Ducati Lenovo Team akan kembali beraksi pada 11 Juli di Sachsenring untuk Grand Prix kesebelas musim ini. (LMI/AB)



















