Jisel, Figur Kartini Masa Kini Geluti Hobi Motoran Eksplor Indahnya Alam Indonesia

AlanBIKERS.com – Pada tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini setiap tahunnya, untuk mengenang jasa RA Kartini dalam menyuarakan emansipasi wanita. Juga ada pahlawan wanita Indonesia lainnya memiliki cita-cita yang sama untuk memajukan pendidikan perempuan Indonesia, diantaranya ada Dewi Sartika dan Maria Walanda Maramis.

Sepatutnya kesetaraan perempuan dengan laki-laki, tidak hanya diperingati setiap tanggal 21 April saja, namun tetap diperjuangkan dan ditunjukkan dalam keseharian. Makna Hari Kartini telah menginspirasi banyak perempuan untuk terus memperjuangkan emansipasi perempuan di Indonesia dalam berbagai kegiatan dan bidang pekerjaan.

Misalnya didunia bikers ada Jisel yang bernama lengkap Eleonora Ajisela Agrippina, seorang lady biker yang membuktikan ketangguhannya dalam bermotor yang tidak kalah dengan pemotor laki-laki. Menjadi seorang lady biker sejak tahun 2005, telah mengikuti berbagai kegiatan bermotor, serta menaklukkan berbagai medan yang tergolong tidak mudah.

Melalui minat dan kemampuannya, Jisel telah menunjukkan sisi berbeda dari seorang Kartini masa kini. Jika banyak orang masih beranggapan bahwa kegiatan bermotor, apalagi di medan yang berat adalah milik para laki-laki saja, Jisel telah membuktikan bahwa ia seorang perempuan Indonesia yang memiliki keahlian bermotor tidak kalah dengan para laki-laki.

Dia telah banyak melakukan touring jarak jauh, diantaranya lintas Pulau Jawa, Bali, Lombok, Sulawesi, Kalimantan dan Pulau Timor. Sebagai pembuktian dari hobi yang digelutinya selama bertahun-tahun didunia bikers, Jisel berhasil pun mendapatkan apresiasi sebagai pemenang Legendary Bikers Indonesia (LBI) 2017 yang digelar oleh Castrol Power1.

Touring Keliling Indonesia Kenalkan Keindahan Alam Indonesia

Menurut Jisel, dengan touring keliling Indonesia, ia membawa misi positif untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia kepada masyarakat luas melalui foto, video dan cerita menarik di media sosial.

“Banyak tempat di Indonesia yang begitu bagus dan indah, sangat cocok sebagai tempat wisata. Ada yang sudah dikenal, namun banyak yang masih terpencil dan tersembunyi. Berkendara dengan motor memberikan saya kesempatan melihat banyak hal. Hobi motoran memberikan saya kesempatan untuk merasa menyatu dengan alam, menikmati alam indah dan menemukan begitu banyak tempat menarik sepanjang perjalanan,” ujar Jisel.

Seperti bulan Maret lalu, Jisel bergabung dengan para pengendara Royal Enfield lainnya dalam “Tour of Indonesia 2020”, acara tahunan Royal Enfield yang tahun ini berangkat dari Bogor dan berakhir di Bali dengan melewati rute Pesisir Selatan.

Di antara 20 peserta touring, Jisel merupakan satu-satunya lady biker. Selama 6 hari, para
peserta menjelajahi kekayaan warisan budaya dan kuliner Indonesia sepanjang rute Pesisir Selatan. Dimulai di Bogor 3 Maret dan berakhir di Bali pada 8 Maret 2020 dengan jarak tempuh 1.400 km, melewati rute yang dipenuhi dengan pemandangan yang indah.

Jisel berhasil menyelesaikaan perjalanan dengan sukses dan selamat. Sebuah pencapaian seorang Kartini Masa Kini yang patut diacungi jempol. Dalam sebuah perjalanan bermotor, yang diperlukan adalah kemampuan untuk membaca situasi, kematangan dalam persiapan sebelum touring dan stamina yang optimal. Dibutuhkan juga mental yang kuat dan pengetahuan akan medan yang akan dilalui.

Dengan Royal Enfield Himalayan Taklukan Berbagai Rintangan Selama Touring

Touring menjadi salah satu ajang pembuktian diri bagi Jisel, dimana ia juga mampu melakukan hal-hal yang dianggap ekstrim dan melelahkan, bukan hanya bagi perempuan, namun bagi laki-laki sekalipun.

Berbagai rintangan telah ia hadapi selama touring, namun semuanya itu dapat dilewatinya dengan baik. “Selama touring, saya banyak dibantu oleh teman satu group dan masyarakat setempat,” jelas Jisel.

Menurutnya lagi, riders harus menjadi diri sendiri saat riding, harus diubah adalah pola pikirnya. Sebagai perempuan, jangan minder untuk riding bersama laki-laki. Hal yang penting adalah untuk mengambil keputusan yang tepat saat berada di atas motor.

Ia merasakan kebersamaan dan mendapatkan banyak pengalaman karena bukan hanya karakter orang saja yang berbeda-beda, setiap motorpun memiliki karakternya tersendiri. Bepergian dalam grup besar berarti kita harus mampu menahan diri dan meletakkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Menurutnya, rute yang dilewati selama perjalanan Tour of Indonesia 2020 sangat menguji ketahanan motor dan juga kemampuan orang yang mengendarainya, terutama saat pejalanan di rute ‘Deandles’ dari Tasikmalaya menuju Jogjakarta. Jisel berhasil menaklukkan rute tersebut dengan Royal Enfield Himalayan.

“Royal Enfield Himalayan itu ground clearance-nya pas, hanya untuk dimensinya berat dan panjang. Himalayan memberikan sensasi kemurnian berkendara antara rider dan motor, tanpa ada pihak ketiga. Sebuah sensasi yang tidak kudapat dengan motor teknologi tinggi,” lanjut Jisel.

Sebagai seorang perempuan pun, ia merasa nyaman dalam mengendarai Himalayan yang
bisa dibilang besar dengan berat 194 kg. Jisel membuktikan bahwa perempuan mampu menaklukan sang kuda besi berat yang biasa dikendarai laki-laki.

Ingatkan Sosok Winifred Wells, Lady Rider dari Australia

Vimal Sumbly, Head of Business- APAC Region merasa senang ternyata Royal Enfield digemari laki-laki juga perempuan. Di seluruh pasar global dimana juga terdapat banyak komunitas Royal Enfield dengan lady rider yang menikmati pengalaman berkendara yang sesungguhnya.

“Khususnya pada peringatan Hari Kartini ini, kami ingin menyampaikan bahwa Royal Enfield sangat mendukung para lady rider di Indonesia melalui berbagai kegiatan, termasuk Girls Ride Out, sebuah acara berkendara yang unik dengan para lady rider. Termasuk juga menghadirkan lady biker Jisel dalam Royal Enfield Indonesia marquee ride-Tour of Indonesia 2020,” ujar Vimal Sumbly.

Dia juga menyampaikan bahwa Hari Kartini di Indonesia juga mengingatkannya akan “Kartini” dari Australia, yakni Winifred Wells, seorang perintis pengendara sepeda motor perempuan yang menginspirasi dan legenda Royal Enfield yang pernah menempuh jarak lebih dari 8.851 km hanya dalam 21 hari, seorang diri.

Dengan menghalau segala kecemasan diawal perjalanan dan perbedaan gender yang melekat,
Jisel telah membuktikan bahwa perempuan bisa berada diposisi yang sama dengan laki-laki. Kaum Hawa dapat menaklukan medan berat, memiliki kemampuan bermotor dan melewati rintangan yang sama seperti kaum Adam.

“Jauhkan perasaan tidak percaya diri ketika dibandingkan dengan laki-laki! Mari ingat perjuangan Kartini dan pahlawan perempuan lainnya yang dimasanya pun berusaha menepis stigma. Jadilah seorang Kartini hebat dan tangguh di masa sekarang dengan caramu
sendiri,” pesan Jisel.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.