Royal Enfield Himalayan .02View, Custom Penerabas Kepadatan Kota Metropolitan

AlanBIKERS – Usai dinyatakan bahwa desainnya lolos dalam kompetisi modifikasi oleh PT Distributor Motor Indonesia (DMI), Julian Palapa, merasa tidak menyangka dan takjub. Kok bisa ya desain saya terpilih dari antara karya para suhu modifikasi motor di Indonesia?,” heran Julian.

Dalam pemaparan desainnya dengan pihak DMI, Pria yang seorang arsitek ini menjelaskan lebih rinci desain serta proses pengerjaan .02View kepada para juri. Ia ditantang oleh para juri untuk menyelesaikan desainnya menjadi kenyataan hanya dalam waktu 7 bulan.

Julian menggambarkan secara detail tiap-tiap bagian dari rencana modifikasinya. “Intinya seperti saya mengajukan proposal desain bangunan saja,” tambahya. Ia menghadirkan sisi pandang yang baru, petualangan Royal Enfield Himalayan untuk menerabas padatnya mobilitas di kota metropolitan. “Inspirasi desainnya tracker tahun 70an, tapi dengan parts modern yang menunjang,” sambungnya.

Dalam kompetisi tersebut, Julian menawarkan design thinking yaitu motor adventure yang mampu berpetualang dalam menerabas padatnya kota metropolitan. Namun, dilengkapi dengan parts modern yang mampu menunjang mobilitas pengendaranya secara harian.

Proses pengerjaan .02View terbilang tidak mudah. Shock depan Showa diusahakan untuk dipasang dengan menciptakan segitiga atau triple tree baru. Shock depan tersebut ditunjang dengan sistem pengereman double disc dengan 8 piston dari Nissin Radial, jelas menjanjikan keamanan dalam berkendara.

Belum lagi mencetak ulang velg belakang berbahan dasar aluminium. Uniknya, velg tersebut memiliki secondary skin atau dop berbahan galvalum. Bahan unik ini biasanya diimplementasikan untuk pembuatan kanopi memiliki fungsi untuk melindungi bagian rumah atau bangunan lainnya dari hujan atau sinar matahari. Jika dibandingkan dengan bahan lainnya, galvalum tergolong lebih awet dan tahan lama serta tahan terhadap karat ataupun akibat perubahan cuaca dan kelembapan.

Berbalur striping kuning disertai warna putih dan hitam, kesan visual .02View adalah hasil polling yang dilakukan Julian melalui media sosial. Sekitar 189 orang turut berpartisipasi dalam polling tersebut, yang dilaksanakan di Instagram, Facebook dan WhatsApp.

Secara umum, dimensi motor berubah. Tinggi awal dari tanah ke jok pengemudi menyusut, dari yang awalnya 800mm menjadi 760 mm. Panjang motor secara keseluruhan turut menyusut, dari awalnya 2190 mm, menjadi 2110 mm. Hal ini bertujuan agar siapapun yang mengendarai .02View tidak akan mengalami kesulitan ketika berpijak ke tanah, yang jelas menunjang kelincahan dalam berkendara.

Menurut Julian, keberhasilan sebuah karya dinilai dari kemampuannya dalam menggugah emosi manusia. Ia percaya bahwa yang membatasi sebuah desain hanyalah kemauan dari setiap orang untuk berimajinasi. “Kehadiran .02View bukan untuk berkompetisi. Bukan untuk menunjukkan siapa lebih unggul. Saya hanya menyajikan sisi pandang baru, yang personal dari profesi seorang arsitek, dalam memodifikasi motor,” tutup Julian. (DMI/AB)

Detail Spesifikasi .02View:

Shock depan : Showa type SFF

Wheels Base : 148 cm

Panjang motor : 211 cm

Tinggi jok/seat : 76 cm

Ground clearance : 19 cm

Handle bar : Protaper Evo Panjang 84 cm

Velg depan : 18 inch 300

Velg belakang : 18 inch 350

Ban depan : Shinko E805 – 120/90/18B

Ban belakang : Shinko E805 – 150/70/18

Rem depan : Double disc brake 8 piston Nissin Radial

Rem belakang : Brembo 2 piston with selang hel

Headlamp : Daymaker 5 inch

Handgrip : Vans moto

Shock breker belakang : Ohlins

0Shares

Tinggalkan Balasan