AlanBIKERS.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahirnya PANCASILA yang dirayakan setiap tanggal 1 Juni, Ladies Bikers Titie Kirana melaksanakan touring dengan Tagline ‘Titie Kirana Journey’ yang mengusung tema ‘Jelajah Tanah Sulawesi’.
Melalui kegiatannya ini, Titie ingin mengajak para Bikers di Indonesia agar kegiatan touring lebih maksimal lagi dalam memperkenalkan keanekaragaman, kekayaan alam dan budaya Indonesia serta bisa menjadi contoh pelopor dalam berkendara yang baik di jalan
Titie yang berkediaman dibilangan Gandaria, Jakarta Selatan ini memang hobi travelling, touring dan kuliner, anggota dari Byson Yamaha Owner Indonesia Club (BYONIC), Maxi Explorer Nusantara (MEN), Motoladies Indonesia serta sebagai Instruktur Ladies Yamaha Riding Academy ( YRA).

Menggunakan Yamaha All New Nmax 155 yang dia beri nama ‘Juleha’ dipoles oleh Tim Diton Premium dengan konsep warna Black Pink, touring nya ini telah dilaksanakan mulai tanggal 1 Juni 2021 atau tepat di hari Lahirnya Pancasila. Start dari Kota Bekasi dan finish di Monumen Titik ‘0’ (Nol) Trans Sulawesi, Aertembaga Satu, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (17/06).

“Kegiatan ini saya lakukan dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, dimana juga untuk mengingatkan generasi muda agar lebih peduli dan memahami apa yang terkandung didalam Pancasila lalu melaksanakannya didalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berkomunitas didunia bikers,” jelas Titie.
Menurutnya, sebagai anak muda penerus bangsa ini sangat penting untuk mengetahui dan mengamalkan apa saja yang terkandung didalam butir-butir Pancasila, terlebih dimasa milenium saat ini yang banyak dipengaruhi dari luar.

Bersilaturahmi Dengan Para Bikers dan Eksplor Objek Wisata Selama Perjalanan
Didalam melaksanakan touring ini Titie sengaja menyisipkan kegiatannya dengan menyambangi para bikers untuk bersilaturahmi, tak lupa tentunya juga mengeksplor objek wisata alam maupun kuliner khas daerah yang disinggahinya mulai dari Pulau Jawa hingga Sulawesi.

Sejak berangkat dari Bekasi, beberapa daerah yang disinggahi mulai dari Kota Cirebon, Kedawung, Kota Semarang, Kota Surabaya. Dari Pelabuhan di Surabaya Titie menyebrang ke Pulau Sulawesi dan mendarat di Pelabuhan Hasanuddin Makassar.

Dari Pelabuhan Hasanuddin Makassar riding menuju Sekretariat YNCI Kota Makassar juga sempat singgah ke Sekretarian Byson Makassar. Kemudian mendatangi Tugu Adipura yang berada di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Tugu ini dibangun pada tahun 1997 dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Makassar.

Bersama dengan kawan-kawan Bikers Makassar dan Maximum Explorer Nusantara (MEN), dia menuju Mamuju, Sulawesi Barat. Tiba di Mamuju mendatangi Monumen Gong Perdamaian Nusantara, ikon Bumi Manakarra yang berada di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Sulawesi Barat.

Saat akan menuju Kota Palu, Titie menyempatkan singgah di Masjid Arwam Baabul Rahman, masjid terapung yang berada di bibir Pantai Talise. Merupakan ikon Kota Palu yang ketika tsunami menerjang Palu, bangunan masjid ini relatif tegak berdiri meskipun jembatan penghubungnya rusak dan air merendam sebagian dalam masjid.

Ada cerita menarik saat Titie akan memasuki Kota Palu, dimana dia bertemu ladies bikers gaek yang akrab disapa Oma Yunia. Ladies bikers berusia 67 tahun ini riding bersama rombongan MEN dari Bandung. Di Kota Palu, Titie mengunjungi Tugu Khatulistiwa di Desa Khatulistiwa, Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Tugu yang dibangun pada tahun 1992 ini berada di tepi jalan poros Trans Sulawesi sebelah Utara sebagai tanda bahwa desa tersebut berada tepat pada garis khatulistiwa, merupakan akses utama transportasi menuju Propinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

Hadiri Kopdargab Nasional MEN di Gorontalo
Setibanya di Gorontalo, Sulawesi Utara Titir menghadiri acara Kopdar Gabungan (Kopdargab) Nasional MEN, Jumat – Minggu (11-14/06). Disini bertemu para Bikers dari berbagai kota dari Sulawesi, Jawa, Bali dan lainnya. Tentunya juga banyak kegiatan seru dan menarik selama acara berlangsung.

Dari Gorontalo, Titie lanjut riding ke Manado dan sebelumnya singgah terlebih dahulu eksplor Menara Keagungan di Limboto. Di area menara dengan ketinggian 65 meter ini dijadikan objek berfoto oleh Titie. Kemudian juga singgah di Bukit Doa Tomohon, salah satu objek wisata alam yang juga menjadi tempat wisata religi.

Tibalah Titie diujung Sulawesi Utara, yaitu Tugu Titik ‘0’ (Nol) Trans Sulawesi, Bitung Manado pada hari Kamis, 17 Juni 2021 sekaligus menjadi titik terakhir destination lokasi objek wisata yang didatangi selama menjalani rangkaian touring ‘Titie Kirana Journey’ ini.

“Alhamdulillah, luar biasa, perjalanan ini berakhir sukses dan Zero Accident saat tiba di lokasi akhir Sulawesi ini, dan dalam keadaan sehat serta terus semangat. Rasa syukur yang luar biasa, perjalanan jelajah tanah Sulawesi akhirnya sampai diujung Nol Sulawesi,” ujar Titie dengan penuh suka cita dan syukur.

Melalui kegiatannya ini, Titie ingin mengajak para Bikers di Indonesia agar kegiatan touring lebih maksimal lagi dalam memperkenalkan keanekaragaman, kekayaan alam dan budaya Indonesia serta bisa menjadi contoh pelopor dalam berkendara yang baik di jalan.
Baca juga : Gallery Foto : Serunya Touring ‘Titie Kirana Journey’ Eksplor Tanah Sulawesi

Dia pun merasa gembira karena touring perdana Titie Kirana Journey ini mendapat dukungan dari GMA, Busi Brisk, Kabel maxxwire Indonesia, Cat diton, Oli Yacco, 7gear, Ban Corsa, Aki Yuasa, Prospeed K_race, Box Givi, Lampu Royyan, Dikira cafe, Bengkel kobam. Selain itu, dukungan juga datang dari dari IMI DKI Jakarta, Kemenkraf Sandiaga Uno dan Wonderful Indonesia.
















