AlanBIKERS – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (“Adira Finance”, BEI: ADMF) dan PT Mandala Multifinance Tbk (“Mandala Finance”, BEI: MFIN) telah mengumumkan rencana penggabungan kedua entitas, dengan Adira Finance sebagai pihak yang menerima penggabungan (30/4).
Rencana penggabungan ini juga merupakan bagian dari konsolidasi Konglomerasi Keuangan MUFG di Indonesia. Kedua entitas merupakan dua dari perusahaan multifinance besar di Indonesia, dengan total aset kumulatif (sebelum penggabungan) sebesar Rp 38,4 triliun.
Penggabungan ini akan semakin mempertegas skala bisnis Adira Finance di Indonesia. Aksi korporasi ini merupakan langkah strategis yang didukung penuh oleh Mitsubishi UFJ Financial Group (“MUFG”), salah satu grup jasa keuangan terbesar di dunia yang merupakan induk perusahaan dari Mandala Finance, serta Adira Finance melalui kepemilikannya di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon).
Rencana penggabungan ini bertujuan untuk memperkuat posisi Adira Finance sebagai pemimpin pasar di industri multifinance Indonesia dengan memperluas jaringan distribusi, meningkatkan layanan operasional, serta menyediakan akses pembiayaan yang lebih merata dan inklusif bagi masyarakat Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Baca juga: Adira Finance Terapkan Strategi Lebih Selektif Selama Tahun 2024
Dengan skala bisnis yang lebih besar, kombinasi kekuatan dua perusahaan ini diharapkan mampu memberikan solusi keuangan yang lebih inovatif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai segmen.
Rencana penggabungan usaha ini merupakan tindak lanjut dari akuisisi yang dilakukan oleh MUFG Bank, Ltd. (“MUFG Bank”) dan Adira Finance yang telah diselesaikan pada 13 Maret 2024. MUFG Bank dan Adira Finance menginvestasikan total Rp7,0 triliun untuk mengambil alih 80,6% saham Mandala Finance, dengan MUFG Bank dan Adira Finance memegang masing-masing 70,6% dan 10% kepemilikan. Per tanggal 31 Maret 2025, MUFG Bank memiliki 89,26% saham Mandala Finance, dan Adira Finance memiliki 10% saham Mandala Finance.
“Penggabungan ini merupakan momentum penting bagi Adira Finance untuk memasuki babak baru pertumbuhan berkelanjutan. Mandala Finance memiliki kekuatan dan pengalaman panjang di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di luar Jawa. Kami sangat antusias untuk menyatukan kekuatan tersebut dengan jaringan, teknologi, dan kapabilitas kami dalam memberikan layanan keuangan yang lebih luas dan berkualitas. Dengan dukungan penuh dari Danamon dan MUFG, kami siap menghadirkan solusi pembiayaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Dewa Made Susila, Direktur Utama Adira Finance.
Baca juga: Adira Finance Raih Puluhan Penghargaan Sepanjang 2024
Mandala Finance dikenal sebagai perusahaan pembiayaan dengan basis pelanggan yang kuat di wilayah Indonesia Timur, khususnya pada segmen menengah ke bawah yang selama ini menjadi motor penggerak inklusi keuangan nasional. Rencana penggabungan ini akan dilakukan dengan memperhatikan dan menghormati hak dan kepentingan pelanggan, mitra, serta karyawan Mandala Finance sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami menyambut baik rencana penggabungan ini sebagai bentuk transformasi strategis Mandala Finance. Dengan menggabungkan kekuatan dan pengalaman kedua entitas, kami optimis akan terbuka banyak peluang baru bagi pelanggan, mitra, dan karyawan kami. Fokus kami saat ini adalah memastikan proses transisi berlangsung mulus, transparan, dan tetap mengedepankan kepentingan semua pihak.” Danny Hendarko, yang telah ditunjuk melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai Direktur Utama Mandala Finance dan saat ini dalam proses persetujuan OJK.


















