AlanBIKERS.com – Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli dapat beradaptasi dengan baik saat balapan di lintasan basah Grand Prix Indonesia, Minggu (20/3) lalu.
Hasil yang menggembirakan pun didapat karena Quartararo tampil memukau dengan mampu mengamankan posisi kedua yang berharga. Sementara itu, Morbidelli lihai melakukan pergerakan di start dan lap pembuka, dia bangkit dari posisi ke-14 di grid ke posisi 7 di garis finish.
Fans Indonesia yang antusias menunggu dengan sabar balapan MotoGP yang sempat ditunda 1 jam 15 menit akibat hujan deras. Lap dipersingkat dari 27 menjadi 20 putaran, namun tetap menyajikan pertunjukan yang spektakuler.
Para pembalap makin tertantang karena belum pernah balapan di trek dengan kondisi basah sepenuhnya di trek Mandalika. Quartararo melakukan start sempurna dari pole. Memimpin race, dia pun menguji kondisi lintasan serta harus menjaga keseimbangan kecepatan dan berhati-hati. Di akhir lap pembuka, Quartararo disalip oleh Miguel Oliveira dan Jack Miller.

Pembalap Prancis itu awalnya berjuang untuk beradaptasi dengan kondisi basah yang berbahaya dan kehilangan beberapa posisi, sampai akhirnya ada di urutan ke-5. Namun di setiap balapan dia mendapatkan kepercayaan diri untuk memperbaiki posisi.
Setelah menyalip Alex Rins di lap 13 untuk menduduki tempat ke-4, dengan tersisa 6 lap, dia memulai pertarungan dengan rekan senegaranya, Johann Zarco, untuk merebut podium. Lalu berupaya bersaing dengan pemimpin balapan Oliveira, namun akhirnya selesai di peringkat kedua, terpaut 2,205 detik dari yang pertama.
“Saya tidak menduga hal ini !, sejak dari lap warm up rasanya ada yang lebih dari biasanya, karena kami tahu selalu kesulitan dalam kondisi basah. Saat sepenuhnya basah dan ada grip, saya tahu potensi saya. Tapi saya melakukan lebih baik dari yang saya harapkan ! Saya melihat peluang dan melakukannya,” ujar Quartararo.

Baca juga : Serunya Event bLU cRU Indonesia Eksplor Keindahan Lombok Dengan All New R15 Connected
Dia menyebutkan, ini adalah poin yang sangat penting. Karena ini adalah podium pertamanya di lintasan basah, jadi dia pun merasa sangat bahagia. “Terimakasih kepada fans yang sudah menunggu lama karena penundaan GP. Saya sangat senang kami dapat mengatasi kondisi basah. Saya sangat menikmatinya, jadi terimakasih kepada semuanya,” lanjutnya.
Setelah GP Qatar, Morbidelli membuat resolusi untuk lebih agresif dan membuat pilihan lebih cerdas sejak start. Dia sepenuhnya berhasil di GP Indonesia. Dia berupaya sejak awal untuk sepenuhnya menebus penalti turun tiga posisi start yang didapatnya di hari Sabtu sehingga harus mulai balapan dari P14 (naik satu posisi karena Marc Marqeuz dinyatakan tidak fit untuk balapan). Hanya beberapa tikungan di race 20 lap ini, dia sudah di tempat ke-7. Pergerakan brilian di awal adalah kunci hasil balapannya.

Pembalap Italia itu sempat kehilangan posisi dari Jorge Martin yang kemudian terjatuh. Racer Yamaha itu lalu melaju dengan mantap pada paruh kedua balapan dan selanjutnya tidak berada dalam posisi terancam. Dia bisa sepenuhnya fokus pada balapannya sendiri dalam kondisi basah dan bersama YZR-M1 membawa pulang posisi ke-7, berjarak 21,115 detik dari pemenang balapan.
“Ini adalah balapan yang gila ! Visibilitasnya nol. Anda hanya bisa melihat titik-titik merah di awan putih. Jadi sangat gila, tetapi terkadang hanya bisa dirasakan, dan saya merasakannya. Setelah Sabtu yang buruk, kami dapat bangkit kembali di Minggu. Kami melakukan start yang bagus dan khususnya lap pertama balapan yang bagus. Setelah itu saya sedikit kesulitan. Kami tidak punya banyak pengalaman dengan kru baru dan motor baru, jadi harus mengejar dan beradaptasi secepat mungkin. Kami akan mencoba melakukannya di Argentina,” ujar Morbidelli.

Hasil race Mandalika menempatkan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli masing-masing di peringkat ke-3 dan ke-7, mengumpulkan 27 dan 14 poin di klasemen sementara. Setelah putaran kedua ini, Yamaha dan tim Monster Energy Yamaha MotoGP berada di posisi ke-3 mengumpulkan 27 poin di klasemen konstruktor dan posisi ke-2 dengan 41 poin di bagian tim.
Tim Monster Energy Yamaha MotoGP akan kembali beraksi di Autódromo Termas de Río Hondo mulai 1-3 April di Grand Prix Argentina. (YIMM/AB)















