Berikut Tips Perawatan Sepeda Motor di Rumah Selama PPKM

AlanBIKERS – Sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus Corona agar pandemi segera berakhir, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat Indonesia, salah satunya dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang kembali hingga 30 Agustus 2021.

Dengan demikian motor kesayangan para bikers pun akan lebih sering berada di rumah. Meski begitu, perawatan motor tetap perlu diperhatikan agar kondisi motor selalu prima saat digunakan kembali.

PPKM

“Walaupun sedang dalam kondisi PPKM, pengguna sepeda motor tetap perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala secara rutin. Untuk mempermudah masyarakat Indonesia dalam melakukan servis rutin, Yamaha menghadirkan fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) yang dapat dinikmati oleh seluruh konsumen setia Yamaha,” jelas Frengky Rusli, Chief Yamaha DDS Jabodetabek.

Selain memanfaatkan fasilitas SKY, Frenky juga memberikan beberapa tips untuk merawat motor selama di rumah, agar konsumen Yamaha tetap memiliki sepeda motor yang prima ketika akan digunakan lagi.

“Selain servis rutin menggunakan fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) yang dibantu oleh teknisi Yamaha, kita juga dapat melakukan perawatan ringan terhadap sepeda motor sendiri dirumah,” lanjut Frenky.

Terdapat beberapa komponen seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang perlu diperhatikan oleh pemilik sepeda motor ketika tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama. Karena dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi kinerja motor tersebut.

Berikut beberapa tips perawatan ringan sepeda motor selama PPKM :

  1. Mencuci sepeda motor untuk menghindari timbulnya karat dan risiko lainnya yang berpotensi merusak komponen.
  2. Memberi pelumas pada bagian yang berpotensi akan berkarat, seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang bergesek.
  3. Memanaskan mesin secukupnya setiap hari, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, biasanya memakan waktu sekitar 3-5 menit.
  4. Untuk motor matic, sebaiknya diparkir dengan standar tengah agar mudah ketika ingin melakukan pemanasan mesin.
  5. Jika motor tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, simpan ditempat yang terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung karena dapat menyebabkan retakan pada kaca speedo meter dan dapat membuat warna body motor menjadi kusam serta memudar.
Motor matic diparkir dengan standar tengah saat ingin memanaskan mesin.

“Jangan lupa untuk cek kondisi ban, jika motor diparkir terlalu lama berdampak pada tekanan anginnya bisa berkurang bahkan kempes. Disarankan untuk menambahkan tekanan angin dengan ukuran standar dari pabrikan. Dengan rata-rata ukuran 29.0 Psi untuk ban depan dan 33.0 Psi  untuk ban belakang,” tambah Hasan Ardiansyah, Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta.

Selain dari tips-tips tersebut diatas, tetap lakukan service berkala secara rutin ke bengkel resmi. Agar motor terhindar dari kemungkinan masalah dikemudian hari dan selalu dalam kondisi prima.

Untuk pengguna motor Yamaha yang berada di wilayah Jabodetabek bisa datang langsung ke diler dan bengkel resmi Yamaha. Konsumen tak perlu khawatir karena diler dan bengkel resmi Yamaha sudah menerapkan protokol kesehatan dan seluruh staff sudah divaksin Covid-19.

Yamaha FSS Jakarta  juga tetap melayani  pembelian unit motor dan booking SKY ( Service Kunjung Yamaha) secara online dengan menghubungi Telp : (021) 421 5 888 atau melalui WA : 0813 -1474 – 0914. (DDSJ/AB)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.