Transmisi Balap
Panigale V4 R terbaru dilengkapi dengan tata letak transmisi bergaya balap. Ducati Racing Gearbox (DRG) memposisikan posisi netral antara gigi pertama dan kedua, bukan antara pertama dan kedua, persis seperti yang terjadi pada MotoGP dan Superbike pabrikan. Berkat sistem Ducati Neutral Lock (DNL), solusi ini membantu pengendara untuk tetap pada gigi netral dan tidak perlu melakukan pengereman mesin (engine brake) pada fase pengereman terakhir dan yang paling rumit, saat memasuki tikungan dengan gigi pertama.
Lebih lanjut, ketiadaan gigi netral antara gigi pertama dan kedua membuat perpindahan gigi menjadi lebih cepat, lebih halus, dan lebih mudah diulang dibandingkan dengan konfigurasi transmisi tradisional. Sistem Ducati Neutral Lock (DNL), yang dipatenkan oleh Ducati, dapat dinonaktifkan dengan mengoperasikan tuas di stang kanan. Untuk mengaktifkan gigi netral, pengendara harus melakukan manuver yang sama seperti pembalap resmi di MotoGP dan Superbike.
Rangka dan Lengan Ayun
Panigale V4 R terbaru didasarkan pada konsep sasis Panigale V4 2025, yaitu Rangka Depan yang telah didesain ulang untuk mengurangi kekakuan lateral (-40%), dan terutama Lengan Ayun Simetris Berongga. Kedua solusi ini sangat diinginkan oleh Ducati Corse untuk memaksimalkan cengkeraman ban slick saat ini dan menyalurkan performa maksimal mesin ke permukaan jalan.
Rangka dan lengan ayun baru memungkinkan motor untuk melaju di lintasan dengan lebih optimal, dan juga meningkatkan traksi saat keluar tikungan dan rasa berkendara saat berakselerasi.
Baca juga: Pertama di MotoGP! Marc Marquez Juara Bersama Pabrikan Borgo Panigale
Panigale V4 R dilengkapi garpu Öhlins NPX25/30 bertekanan dengan batang penopang suspensi yang berukuran 43 mm dan peredam kejut mekanis Öhlins TTX36, serta pengaturan khusus untuk generasi baru. Selain itu, V4 R dilengkapi peredam kemudi Öhlins SD20 baru, yang pertama kali ada pada motor balap versi jalan raya, memberikan peredaman yang lebih baik dan rentang penyesuaian yang lebih luas.
Sebagai motor yang dirancang untuk balapan, V4 R menawarkan berbagai kemungkinan untuk menyesuaikan pengaturan agar cocok dengan karakteristik sirkuit yang berbeda dan gaya berkendara pengendara. Ketinggian pivot lengan ayun dapat disetel ke 4 posisi dengan selisih 2 mm.

Seperti pada versi Superbike, ketinggian belakang dapat diatur melalui suspensi batang penghubung suspensi dengan rentang yang lebih lebar (32,4 mm dibandingkan dengan jarak sumbu roda 13 mm) dibandingkan V4 R sebelumnya. Terakhir, peredam kejut belakang dirancang untuk pemasangan sensor jarak sumbu roda linear.
Data yang dikirimkan oleh sensor-sensor diintegrasikan dengan sinyal-sinyal lain yang terhubung dengan operasional motor dan dikumpulkan melalui Ducati Data Logger (DDL), sistem akuisisi data profesional baru Ducati yang mempercepat waktu penyetelan motor, juga tersedia sebagai aksesori Ducati Performance.
Baca juga: Marquez Ukir Sejarah Baru untuk Ducati Usai Juara di MotoGP Ceko 2025
Panigale V4 R terbaru dilengkapi dengan velg aluminium tempa dengan 5 jari-jari roda dengan pola tangensial, yang dipasangi ban Pirelli Diablo Supercorsa SP v4 berukuran 120/70 ZR 17 untuk depan dan 200/60 ZR 17 untuk belakang.
Untuk penggunaan di trek, ban slick Pirelli yang sama yang digunakan dalam Kejuaraan Dunia Superbike dapat dipasang tanpa perlu modifikasi pada kendaraan, dengan ukuran 125/70 di depan dan 200/65 di belakang. Material yang dapat menghasilkan performa tinggi tersedia untuk ban-ban ini, seperti SC0, SCX super-lunak, dan SCQ, yang dikhususkan untuk putaran kualifikasi.
Untuk rem, kaliper rem depan menggunakan Brembo Hypure baru, yang dipadukan dengan cakram 330 mm. Sistem ini menjamin daya pengereman yang sangat baik dan efisiensi yang lebih tinggi dalam mendistribusikan panas, menawarkan performa yang lebih konsisten dan, oleh karena itu, meningkatkan efektivitas dan keamanan pengendara dalam mencapai batas kemampuannya.





















